Teh Hijau: Kaya Antioksidan, Cegah Kanker dan Jaga Jantung
Teh hijau merupakan minuman herbal yang populer di berbagai belahan dunia. Minuman ini rendah kalori, bebas lemak, dan mengandung mineral yang baik untuk tubuh.
Teh hijau dibuat dari daun Camellia sinensis yang tidak difermentasi seperti teh hitam atau oolong. Proses pengolahan minimal ini membuat kandungan antioksidannya tetap tinggi.
Manfaat Teh Hijau bagi Kesehatan
Senyawa katekin dalam teh hijau terbukti melindungi dari kanker payudara. Polifenol sebagai antioksidan menetralkan radikal bebas penyebab kanker.
Penelitian Universitas Curtin Australia dan Rumah Sakit Kanker Huangzhou, Cina, menunjukkan risiko kanker kandungan pada perempuan yang rutin minum teh hijau dapat berkurang hingga 60%.
Bagi pria, konsumsi teh hijau juga dapat mengurangi risiko kanker prostat. Senyawa EGCG di dalamnya menghambat pertumbuhan sel kanker prostat dan bahkan dapat menghancurkannya pada dosis tinggi.
Katekin pada teh hijau memiliki sifat antimikroba yang mampu menangkal mikroba penyebab racun dalam makanan dan penyakit pencernaan.
Teh hijau juga menghambat pertumbuhan mikroflora usus besar yang merugikan.
EGCG dalam teh hijau dapat menghambat oksidasi kolesterol LDL, sehingga mengurangi risiko penyumbatan pembuluh darah. Konsumsi 2-4 cangkir sehari terbukti menurunkan risiko aterosklerosis.
Katekin dalam teh hijau berkontribusi positif untuk kesehatan jantung dengan menghambat aktivitas enzim penyebab tekanan darah tinggi. Konsumsi rutin juga mengurangi risiko penyakit jantung koroner.
>>> SCMP Soroti Kematian Misterius Pria yang Dikaitkan dengan Mantan Jaksa Febrie Adriansyah
Penelitian menunjukkan penurunan kolesterol LDL sekitar 16% setelah mengonsumsi ekstrak teh hijau selama 12 hari.
Cara Konsumsi Teh Hijau yang Sehat
Teh hijau sebaiknya diminum dalam keadaan hangat, diseduh dengan air panas bersuhu 80-90 derajat Celsius. Suhu ini menjaga kandungan antioksidan tetap optimal.
Disarankan mengonsumsi teh hijau 3-4 kali sehari, terutama setelah sarapan, siang, dan selepas makan malam. Hindari mencampurkan susu, madu, atau jeruk nipis karena dapat menambah kalori.
>>> Kepala BGN: Dapur MBG Bandel Pakai Barang Subsidi Siap Ditutup
Jangan minum teh hijau sebelum tidur karena kandungan kafeinnya dapat menyebabkan sulit tidur. Selain itu, tetap perhatikan pola makan dan rutin berolahraga untuk hasil maksimal.
Update Terbaru
Pesta Gol Timnas Indonesia Berkat Aksi Impresif Mitchell Baker
Selasa / 28-07-2026, 01:22 WIB
Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
Selasa / 28-07-2026, 01:21 WIB
Nissan Dayz Model Terbaru di Jepang Kini Semakin Aman Berkat Fitur Keselamatan
Selasa / 28-07-2026, 01:21 WIB
Dua Masjid di Tepi Barat Dibakar Pemukim Israel, Ini Faktanya
Selasa / 28-07-2026, 01:14 WIB
Eksperimen Formasi John Herdman Saat Timnas Hadapi Kamboja
Selasa / 28-07-2026, 01:09 WIB
Piala AFF 2026: Mitchell Baker Cetak Tiga Gol ke Gawang Kamboja
Selasa / 28-07-2026, 01:01 WIB
Dualisme Keraton Solo Picu Dua Perhelatan Sekaten Berbeda
Selasa / 28-07-2026, 01:01 WIB
Mandalika Racing Series 2026 Putaran Ketiga Lahirkan Calon Juara Dunia
Selasa / 28-07-2026, 01:00 WIB
Skuad Garuda Bungkam Kamboja 5-1 Lewat Hattrick Debut Bersejarah
Selasa / 28-07-2026, 00:51 WIB
Nasabah Terima Voucher Haji Rp245 Juta dari Bank Mega Syariah
Selasa / 28-07-2026, 00:50 WIB
Aksi Heroik Warga Gagalkan Penusukan Tiga Wanita oleh Pria di Paris
Selasa / 28-07-2026, 00:35 WIB
Stunting pada Anak Berdampak Serius pada Perkembangan Kognitif
Selasa / 28-07-2026, 00:35 WIB
Klasemen Piala AFF 2026: Garuda Tempel Vietnam Usai Pesta Gol
Selasa / 28-07-2026, 00:35 WIB
Mitchell Baker Ungkap Rasa Tak Percaya Usai Cetak Hattrick untuk Indonesia
Selasa / 28-07-2026, 00:35 WIB







