Makna Gugurnya Dakwaan dr. Tifa: Kemenangan Prosedural dan Pelajaran bagi Negara
>>> Pixel Watch 5 Terdaftar di Google Play Console dengan RAM 3GB dan Chip Qualcomm SW5100
Hakim tidak mengadili Jokowi dan tidak menyatakan ia melakukan pelanggaran hukum.
Namun, sebagai mantan kepala negara yang memimpin Indonesia selama satu dekade, ia layak dituntut sejarah untuk menunjukkan kelapangan yang lebih besar daripada warga biasa.
Kekuasaan memang telah ditanggalkan. Namun, kebesaran seorang negarawan justru diuji setelah kekuasaan itu tidak lagi berada di tangannya.
Seorang mantan presiden tentu memiliki hak hukum yang sama dengan warga negara lain. Nama baiknya berhak dilindungi.
Ia berhak menempuh jalur hukum apabila merasa dirugikan.
Namun, hukum menentukan apa yang boleh dilakukan. Kebijaksanaan menentukan apa yang sebaiknya dilakukan.
Di antara keduanya terdapat ruang yang disebut kenegarawanan.
Ketika kritik, tuduhan, bahkan kata-kata yang menyakitkan datang dari warga yang dahulu dipimpinnya, seorang mantan kepala negara memiliki pilihan yang lebih luas: menjawab dengan data, membuka ruang klarifikasi, berdialog, atau menjadikan jalur hukum sebagai pilihan terakhir.
Semakin tinggi seseorang pernah berdiri, semakin besar pula teladan yang diharapkan darinya.
Masih teringat pernyataan jaksa dalam sidang perdana bahwa Jokowi merasa “telah dihina sehina-hinanya dan direndahkan serendah-rendahnya.”
Kini muncul ironi yang barangkali tidak dibayangkan ketika dakwaan itu disusun. Orang yang dituduh menyebabkan penghinaan tersebut justru berhasil menggugurkan dakwaan negara pada tahap awal persidangan.
Tentu ini bukan alasan untuk tergesa-gesa menyimpulkan apa pun. Jaksa masih memiliki ruang menentukan langkah hukum berikutnya.
Kemenangan dr. Tifa hari ini bukan bukti seluruh pendapatnya mengenai ijazah Jokowi benar. Sebaliknya, gugurnya dakwaan juga bukan bukti bahwa ijazah tersebut palsu.
Update Terbaru
Klasemen Piala AFF 2026: Garuda Tempel Vietnam Usai Pesta Gol
Selasa / 28-07-2026, 00:35 WIB
Mitchell Baker Ungkap Rasa Tak Percaya Usai Cetak Hattrick untuk Indonesia
Selasa / 28-07-2026, 00:35 WIB
Bosan dengan Plafon Putih? Ini 7 Rekomendasi Warna dari Desainer
Selasa / 28-07-2026, 00:28 WIB
Splatoon Raiders Kuasai Puncak Metacritic dan Pimpin Penjualan UK
Selasa / 28-07-2026, 00:22 WIB
Stop Killing Games Kritik Langkah PlayStation Tinggalkan Kaset Fisik
Selasa / 28-07-2026, 00:15 WIB
Mainan Kucing Magikarp Pokémon Dijual Empat Kali Lipat di Pasar Sekunder
Selasa / 28-07-2026, 00:14 WIB
Evolusi Delibird di Pokémon Diamond dan Pearl Muncul dari DVD Langka
Selasa / 28-07-2026, 00:14 WIB
S.T.A.L.K.E.R. 2 Cost of Hope Ungkap Jadwal Rilis dan Menuju Chernobyl
Selasa / 28-07-2026, 00:14 WIB
Jim Carrey Beri Penghormatan Terakhir Usai Chuck Russell Meninggal
Selasa / 28-07-2026, 00:08 WIB
Evolusi Tren Gym Modern: Bukan Cuma Tempat Angkat Beban Biasa
Selasa / 28-07-2026, 00:07 WIB
Makeup Praktis dan Nyaman Jadi Tuntutan Baru Gaya Hidup Perempuan Modern
Selasa / 28-07-2026, 00:07 WIB
Sensasi uji aroma langsung ubah cara konsumen belanja parfum
Selasa / 28-07-2026, 00:00 WIB
Kebijakan Baru Insentif EV Bidik Mobil dan Motor Listrik Lokal
Selasa / 28-07-2026, 00:00 WIB
Garuda Muda Gilas Kamboja 5-1 Lewat Aksi Cemerlang Mitchell Baker
Selasa / 28-07-2026, 00:00 WIB







