Makna Gugurnya Dakwaan dr. Tifa: Kemenangan Prosedural dan Pelajaran bagi Negara
Bahkan, hakim sama sekali belum memutus apakah ijazah Jokowi asli atau palsu. Yang dimenangkan dr. Tifa adalah perlawanan terhadap dakwaan yang dinilai cacat.
Itu memang kemenangan prosedural. Namun, di negara hukum, prosedur bukan sekadar formalitas yang dapat diabaikan ketika dianggap menghambat.
Prosedur adalah pagar yang membatasi kekuasaan agar tidak bertindak sewenang-wenang terhadap warga negara. Karena itu, putusan ini melampaui kepentingan dr. Tifa sendiri.
Orang boleh tidak menyukai dirinya. Boleh menganggap analisisnya mengenai ijazah Jokowi keliru.
Bahkan boleh meyakini sepenuhnya bahwa ijazah tersebut asli.
Semua pandangan itu tidak menghapus hak paling mendasar setiap warga negara: apabila negara hendak menuntutnya, negara wajib melakukannya secara adil.
Negara yang diwakili jaksa harus menjelaskan dengan terang aturan hukum yang dilanggar, perbuatan yang dituduhkan, dan rezim hukum yang menjadi dasar pertanggungjawaban pidana.
Tradisi politik Islam sejak berabad-abad lalu telah mengingatkan bahaya ketika kekuasaan berpisah dari keadilan.
Al-Ghazali menukil adagium, al-mulku yabqā ma‘al-kufri wa lā yabqā ma‘azh-zhulm: kekuasaan dapat bertahan bersama kekufuran, tetapi tidak akan bertahan bersama kezaliman.
Ibnu Taymiyyah mengembangkan gagasan serupa: “Sesungguhnya Allah menegakkan negara yang adil sekalipun kafir, dan tidak menegakkan negara yang zalim sekalipun Muslim.”
Pesannya tetap relevan hingga kini. Negara tidak bertahan semata karena penguasanya saleh, rakyatnya religius, atau kitab hukumnya tebal.
Negara bertahan karena masyarakat percaya bahwa ketika kekuasaan berhadapan dengan warga biasa, masih ada timbangan yang tidak ikut miring.
Putusan terhadap dr. Tifa memberi secuil harapan itu. Namun, ada lapisan lain yang tidak boleh diabaikan.
Dalam perkara ini, Jokowi mengalami kekalahan moral, bukan kekalahan hukum. Perbedaannya penting.
Update Terbaru
Bosan dengan Plafon Putih? Ini 7 Rekomendasi Warna dari Desainer
Selasa / 28-07-2026, 00:28 WIB
Splatoon Raiders Kuasai Puncak Metacritic dan Pimpin Penjualan UK
Selasa / 28-07-2026, 00:22 WIB
Stop Killing Games Kritik Langkah PlayStation Tinggalkan Kaset Fisik
Selasa / 28-07-2026, 00:15 WIB
Mainan Kucing Magikarp Pokémon Dijual Empat Kali Lipat di Pasar Sekunder
Selasa / 28-07-2026, 00:14 WIB
Evolusi Delibird di Pokémon Diamond dan Pearl Muncul dari DVD Langka
Selasa / 28-07-2026, 00:14 WIB
S.T.A.L.K.E.R. 2 Cost of Hope Ungkap Jadwal Rilis dan Menuju Chernobyl
Selasa / 28-07-2026, 00:14 WIB
Jim Carrey Beri Penghormatan Terakhir Usai Chuck Russell Meninggal
Selasa / 28-07-2026, 00:08 WIB
Evolusi Tren Gym Modern: Bukan Cuma Tempat Angkat Beban Biasa
Selasa / 28-07-2026, 00:07 WIB
Makeup Praktis dan Nyaman Jadi Tuntutan Baru Gaya Hidup Perempuan Modern
Selasa / 28-07-2026, 00:07 WIB
Sensasi uji aroma langsung ubah cara konsumen belanja parfum
Selasa / 28-07-2026, 00:00 WIB
Kebijakan Baru Insentif EV Bidik Mobil dan Motor Listrik Lokal
Selasa / 28-07-2026, 00:00 WIB
Garuda Muda Gilas Kamboja 5-1 Lewat Aksi Cemerlang Mitchell Baker
Selasa / 28-07-2026, 00:00 WIB
Spesimen Ijazah Jokowi Berbeda dari Lulusan UGM 1985 Menurut dr. Tifa
Senin / 27-07-2026, 23:56 WIB
Bocoran Harga Global Redmi Note 17 Series Sebelum Peluncuran Resmi
Senin / 27-07-2026, 23:56 WIB







