Marines Kecam Pernyataan 'Mengganggu' dari Veteran yang Maju ke Kongres
Korps Marinir Amerika Serikat mengecam pernyataan yang dibuat oleh seorang veteran Marinir yang mencalonkan diri sebagai anggota Kongres.
William Upham mengunggah video dirinya berseragam dan melontarkan ancaman terhadap Presiden Donald Trump.
>>> Samsung Pasang Aplikasi Amazon Music di Ponsel Galaxy Secara Paksa
Video berdurasi sekitar enam menit itu diunggah di akun media sosial Upham awal pekan ini.
Upham mencalonkan diri sebagai kandidat tulis di Distrik Kongres ke-5 Florida pada November mendatang.
Dalam video tersebut, Upham menyebut Trump sebagai 'antikristus' dan 'musuh Tuhan'. Ia juga mengklaim presiden adalah 'musuh Anda dan harus dibunuh'.
Korps Marinir mengeluarkan pernyataan pada Selasa yang mengutuk 'pernyataan mengganggu' Upham. Mereka menegaskan bahwa Upham telah diberhentikan secara medis pada 30 Mei 2025.
Pernyataan Marinir menyebut komentar Upham melanggar sumpah yang ia ikrarkan dan tidak sesuai dengan nilai-nilai dinas. Pernyataan itu diunggah di media sosial.
Penjabat Sekretaris Angkatan Laut Hung Cao juga mengeluarkan pernyataan terpisah yang mengecam komentar Upham. 'Tidak bisa diterima,' tulis Cao di media sosial.
>>> Tiga Faktor yang Bisa Bawa Argentina ke Final Piala Dunia 2026
'William Upham bukan lagi seorang Marinir dan tidak mewakili nilai atau etos kami.'
Berdasarkan hukum federal, mengancam presiden adalah kejahatan yang dapat dihukum hingga lima tahun penjara dan denda hingga $250.000.
Upham bertugas di Korps Marinir dari Juni 2021 hingga September 2025, mencapai pangkat letnan satu.
Spesialisasi militernya tercatat sebagai Student Judge Advocate, dan catatan dinasnya tidak mencakup penghargaan atau riwayat penempatan.
Penugasan terakhirnya adalah di Wounded Warrior Battalion West di Camp Pendleton, California. Belum ada informasi mengapa Upham mengenakan seragamnya saat tampil dalam video.
Katherine Kuzminski dari Center for a New American Security mengatakan bahwa komentar partisan saat berseragam merusak hubungan antara militer dan masyarakat.
>>> Mensos: Pemerintah Siapkan Skema Salurkan Bansos Lewat KDMP
'Ini memberi persepsi bahwa militer adalah institusi partisan, yang sama sekali tidak,' kata Kuzminski.
Update Terbaru
Pesta Gol Timnas Indonesia Berkat Aksi Impresif Mitchell Baker
Selasa / 28-07-2026, 01:22 WIB
Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
Selasa / 28-07-2026, 01:21 WIB
Nissan Dayz Model Terbaru di Jepang Kini Semakin Aman Berkat Fitur Keselamatan
Selasa / 28-07-2026, 01:21 WIB
Dua Masjid di Tepi Barat Dibakar Pemukim Israel, Ini Faktanya
Selasa / 28-07-2026, 01:14 WIB
Eksperimen Formasi John Herdman Saat Timnas Hadapi Kamboja
Selasa / 28-07-2026, 01:09 WIB
Piala AFF 2026: Mitchell Baker Cetak Tiga Gol ke Gawang Kamboja
Selasa / 28-07-2026, 01:01 WIB
Dualisme Keraton Solo Picu Dua Perhelatan Sekaten Berbeda
Selasa / 28-07-2026, 01:01 WIB
Mandalika Racing Series 2026 Putaran Ketiga Lahirkan Calon Juara Dunia
Selasa / 28-07-2026, 01:00 WIB
Skuad Garuda Bungkam Kamboja 5-1 Lewat Hattrick Debut Bersejarah
Selasa / 28-07-2026, 00:51 WIB
Nasabah Terima Voucher Haji Rp245 Juta dari Bank Mega Syariah
Selasa / 28-07-2026, 00:50 WIB
Aksi Heroik Warga Gagalkan Penusukan Tiga Wanita oleh Pria di Paris
Selasa / 28-07-2026, 00:35 WIB
Stunting pada Anak Berdampak Serius pada Perkembangan Kognitif
Selasa / 28-07-2026, 00:35 WIB
Klasemen Piala AFF 2026: Garuda Tempel Vietnam Usai Pesta Gol
Selasa / 28-07-2026, 00:35 WIB
Mitchell Baker Ungkap Rasa Tak Percaya Usai Cetak Hattrick untuk Indonesia
Selasa / 28-07-2026, 00:35 WIB







