Gelombang Panas Prancis Mulai Mereda, Suhu Turun Mulai Rabu
Gelombang panas ekstrem yang melanda Prancis selama beberapa hari terakhir mulai menunjukkan tanda-tanda mereda. Météo-France mengumumkan suhu akan turun secara bertahap mulai Rabu, 15 Juli 2026.
Peringatan merah (red alert) akan dicabut untuk seluruh departemen pada pukul 06.00 waktu setempat.
>>> DPR AS Akan Memilih Jadikan Waktu Musim Panas Permanen
Meski demikian, suhu masih akan berada di atas normal untuk siang dan malam hari.
Pada Selasa, 14 Juli 2026, jumlah departemen berstatus siaga merah berkurang dari 37 menjadi 26.
Wilayah seperti Morbihan, Loire-Atlantique, dan Vendée sudah turun ke siaga oranye sejak Senin malam.
Météo-France menyebut episode panas ini masih parah dan bertahan akibat massa udara sangat panas yang stabil.
Suhu di wilayah tengah dan timur mencapai 40 derajat Celsius sebelum meluas ke daerah lain.
Direktur Météo-France, Virginie Schwarz, menyatakan suhu akan turun 2 hingga 3 derajat Celsius di seluruh wilayah. "Kami akan kehilangan 2 hingga 3°C di semua region," ujarnya.
Penurunan suhu akan disertai datangnya awan tebal yang membawa risiko badai lokal, angin kencang, hujan, dan hujan es.
>>> Trump Yakin Mojtaba Khamenei 90 Persen Tewas, Pemimpin Iran Habis
Cuaca buruk ini diperkirakan melanda Prancis barat sebelum menyebar ke seluruh negeri pada Kamis.
Pengecualian terjadi di wilayah Auvergne-Rhône-Alpes dan pesisir Mediterania yang mungkin tidak terkena dampak signifikan.
Prakirawan MétéoRed, Anthony Kaczmarek, menambahkan bahwa suhu malam hari masih akan hangat, berkisar 20-22 derajat Celsius.
Pada Jumat, 17 Juli 2026, suhu diperkirakan normal kembali antara 23 hingga 27 derajat Celsius di sebagian besar Prancis.
Namun, di sepanjang pesisir Mediterania, suhu siang hari masih di atas 30 derajat Celsius.
Kaczmarek menjelaskan bahwa massa udara dingin yang turun pada Sabtu dapat membawa cuaca tidak stabil dengan hujan.
Ia mengingatkan bahwa prakiraan akhir pekan masih terbatas karena ketidakpastian cuaca jangka menengah.
>>> Pembuat Teror Bom ke SD di Jaksel Ditetapkan Jadi Tersangka
Sejumlah kota seperti Marseille yang berada dalam siaga kuning telah menyiapkan pusat pendingin dan pendaftaran warga rentan. Langkah ini diambil untuk melindungi penduduk selama periode suhu tinggi.
Update Terbaru
Aksi Heroik Warga Gagalkan Penusukan Tiga Wanita oleh Pria di Paris
Selasa / 28-07-2026, 00:35 WIB
Stunting pada Anak Berdampak Serius pada Perkembangan Kognitif
Selasa / 28-07-2026, 00:35 WIB
Klasemen Piala AFF 2026: Garuda Tempel Vietnam Usai Pesta Gol
Selasa / 28-07-2026, 00:35 WIB
Mitchell Baker Ungkap Rasa Tak Percaya Usai Cetak Hattrick untuk Indonesia
Selasa / 28-07-2026, 00:35 WIB
Bosan dengan Plafon Putih? Ini 7 Rekomendasi Warna dari Desainer
Selasa / 28-07-2026, 00:28 WIB
Splatoon Raiders Kuasai Puncak Metacritic dan Pimpin Penjualan UK
Selasa / 28-07-2026, 00:22 WIB
Stop Killing Games Kritik Langkah PlayStation Tinggalkan Kaset Fisik
Selasa / 28-07-2026, 00:15 WIB
Mainan Kucing Magikarp Pokémon Dijual Empat Kali Lipat di Pasar Sekunder
Selasa / 28-07-2026, 00:14 WIB
Evolusi Delibird di Pokémon Diamond dan Pearl Muncul dari DVD Langka
Selasa / 28-07-2026, 00:14 WIB
S.T.A.L.K.E.R. 2 Cost of Hope Ungkap Jadwal Rilis dan Menuju Chernobyl
Selasa / 28-07-2026, 00:14 WIB
Jim Carrey Beri Penghormatan Terakhir Usai Chuck Russell Meninggal
Selasa / 28-07-2026, 00:08 WIB
Evolusi Tren Gym Modern: Bukan Cuma Tempat Angkat Beban Biasa
Selasa / 28-07-2026, 00:07 WIB
Makeup Praktis dan Nyaman Jadi Tuntutan Baru Gaya Hidup Perempuan Modern
Selasa / 28-07-2026, 00:07 WIB
Sensasi uji aroma langsung ubah cara konsumen belanja parfum
Selasa / 28-07-2026, 00:00 WIB







