Ibu-ibu PNM Mekaar Jadi Wajah Perempuan Berdaya di Sensus Ekonomi 2026
PT Permodalan Nasional Madani (PNM) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) menggelar Kick Off Kolaborasi Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) pada Jumat (3/7).
Acara bertajuk "Bersama Perempuan Berdaya Membangun Ekonomi Indonesia" ini menjadi langkah awal sinergi tiga lembaga untuk memotret kontribusi perempuan pengusaha ultra mikro dalam struktur ekonomi nasional.
>>> PM Pakistan dan Menlu Afghanistan Melayat Jenazah Ali Khamenei
Data BPS menunjukkan tingkat partisipasi angkatan kerja perempuan Indonesia mencapai sekitar 56 persen. Sekitar 32 persen di antaranya berstatus sebagai pengusaha, tren yang terus meningkat.
Sensus Ekonomi 2026 merupakan sensus kelima yang diselenggarakan BPS setiap 10 tahun sekali. Pelaksanaannya berlangsung dari Mei hingga Agustus 2026 di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota.
Kolaborasi dengan Kemen PPPA dan PNM dinilai strategis karena menyasar langsung basis nasabah PNM Mekaar. Mayoritas nasabah adalah perempuan pengusaha ultra mikro di berbagai pelosok daerah.
Melalui data akurat dari sensus ini, ketiga lembaga berharap dapat menyusun kebijakan pemberdayaan ekonomi perempuan yang lebih tepat sasaran.
>>> Pendaftaran Beta Tertutup Ketiga Monster Hunter Outlanders Dibuka, Uji Coba 7 Agustus
Apresiasi untuk Nasabah Mekaar
Direktur Utama PNM, Kindaris, menilai kolaborasi lintas instansi ini sangat penting. "Perempuan menjadi tulang punggung keluarga dan roda penggerak ekonomi nasional," ujarnya.
Menteri PPPA, Arifatul Choiri Fauzi, memberikan apresiasi mendalam bagi para nasabah PNM Mekaar. "Ibu-ibu Mekaar adalah pahlawan keluarga dan pahlawan bangsa," katanya.
Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, menyoroti peran nyata nasabah Mekaar sebagai representasi perempuan berdaya. "Ibu-ibu Mekaar ini contoh perempuan berdaya dan kontributor terhadap roda ekonomi Indonesia," ujar Amalia.
>>> Pokémon Scarlet & Violet Kembali Hadirkan Hisuian Typhlosion 7-Star Tera Raid
Kolaborasi ini diharapkan menjadi model kerja sama lintas kementerian dan lembaga dalam mendorong perempuan Indonesia semakin berdaya dan mandiri secara ekonomi.
Update Terbaru
Kasasi Ditolak MA, Vonis 12 Tahun Penjara Hakim Djuyamto Inkrah
Jumat / 03-07-2026, 22:01 WIB
Wamendagri Kecam Pembakaran Pesawat AMA di Yahukimo
Jumat / 03-07-2026, 22:01 WIB
David Nascimento Resmi Jadi Pelatih Timnas Indonesia U-17
Jumat / 03-07-2026, 22:01 WIB
Timnas Indonesia Andalkan Pemain Super League di Piala AFF 2026
Jumat / 03-07-2026, 22:01 WIB
Sengketa Subnautica 2 Berakhir, Krafton Setuju Beri Bonus ke Semua Karyawan
Jumat / 03-07-2026, 22:00 WIB
Tekanan Live-Service di Suicide Squad: Kill the Justice League Hampir Buat Developer Hengkang
Jumat / 03-07-2026, 22:00 WIB
Direktur Clair Obscur: Expedition 33 Bela Ketidaksempurnaan Game
Jumat / 03-07-2026, 22:00 WIB
Calon Presiden Prancis Desak Aturan Baru Kepemilikan Digital Setelah Sony Hentikan Disk Fisik
Jumat / 03-07-2026, 22:00 WIB
Northgard Battlegrounds Buka Beta Terbuka di Steam Mulai 9 Juli
Jumat / 03-07-2026, 21:57 WIB
Patch Beta Slay the Spire 2 Hadirkan Kartu Multiplayer Baru dan Perbaikan Modding
Jumat / 03-07-2026, 21:57 WIB
Samsung Messages Resmi Dihentikan di AS Mulai 6 Juli
Jumat / 03-07-2026, 21:57 WIB
Mengapa Kembang Api Menakutkan Anjing dan Cara Ilmiah Mengatasinya
Jumat / 03-07-2026, 21:56 WIB
Astronom Temukan 'Materi Hilang' Alam Semesta Berkat Semburan Radio Cepat
Jumat / 03-07-2026, 21:56 WIB
Besok, NIKI Tampil di Day 2 Prambanan Jazz 2026
Jumat / 03-07-2026, 21:56 WIB






