Saat langit malam dipenuhi kembang api, jutaan anjing menghabiskan malam dengan gemetar di bawah tempat tidur.

Ketakutan terhadap kembang api adalah salah satu kecemasan paling umum pada anjing, dan ini bukan tanda hewan peliharaan yang lemah.

>>> Astronom Temukan 'Materi Hilang' Alam Semesta Berkat Semburan Radio Cepat

Ini adalah respons panik yang nyata, dan kabar baiknya adalah penelitian selama puluhan tahun menunjukkan adanya cara yang benar-benar membantu.

Ketakutan yang Sangat Umum dan Nyata

Studi menunjukkan ketakutan terhadap suara keras sangat meluas: satu survei terhadap lebih dari 13.000 anjing menemukan bahwa ketakutan terhadap suara keras adalah bentuk kecemasan anjing yang paling umum, memengaruhi sekitar sepertiga populasi anjing.

Hal ini masuk akal.

Anjing mendengar jauh lebih tajam daripada manusia, dan kembang api menggabungkan ledakan tak terduga, kilatan cahaya, dan getaran udara menjadi sesuatu yang tidak dapat mereka pahami atau hindari.

Hasilnya bukanlah kenakalan, melainkan kondisi fight-or-flight yang sesungguhnya. Itulah sebabnya anjing yang ketakutan mungkin terengah-engah, ngiler, mondar-mandir, bersembunyi, atau mencakar pintu.

Apa yang Benar-benar Membantu Malam Ini

Untuk malam pertunjukan, tujuannya adalah mengurangi kebisingan dan memberikan rasa aman pada anjing.

Buatlah 'tempat aman': kandang tertutup atau ruangan dalam dengan jendela dan tirai tertutup untuk meredam suara dan menyembunyikan kilatan.

Tutupi ledakan dengan suara latar yang stabil, seperti TV, kipas angin, atau musik yang menenangkan.

Tetaplah di rumah jika memungkinkan, dan tetaplah tenang karena anjing membaca bahasa tubuh Anda.

Menenangkan anjing yang ketakutan tidak masalah; anggapan lama bahwa hal itu 'memperkuat rasa takut' adalah mitos. Coba gunakan pressure wrap seperti ThunderShirt.