Calon Presiden Prancis Desak Aturan Baru Kepemilikan Digital Setelah Sony Hentikan Disk Fisik

Keputusan Sony untuk menghentikan rilis cakram fisik game PlayStation mulai 2028 menuai reaksi politik di Prancis.
Calon presiden Jean-Luc Mélenchon menyerukan undang-undang baru untuk melindungi hak konsumen di pasar game digital.
>>> Northgard Battlegrounds Buka Beta Terbuka di Steam Mulai 9 Juli
Pemimpin partai La France Insoumise (LFI) itu menilai langkah Sony menimbulkan kekhawatiran serius tentang kepemilikan digital, hak jual kembali, dan akses jangka panjang terhadap game yang dibeli.
Sony sebelumnya mengonfirmasi bahwa game first-party PlayStation akan beralih dari cakram fisik setelah Januari 2028. Ini menjadi salah satu perubahan terbesar dalam sejarah perusahaan.
Meski industri game telah beralih ke distribusi digital selama bertahun-tahun, pengumuman ini memperkuat kekhawatiran di kalangan pemain, pegiat pelestarian, dan kelompok hak konsumen tentang apa artinya 'memiliki' game digital.
Mélenchon: Pemain Game Tidak Boleh Kehilangan Hak Kepemilikan
Dalam unggahan di X, Mélenchon mempertanyakan bagaimana pembelian digital harus diperlakukan di bawah undang-undang perlindungan konsumen yang ada.
Ia merujuk pada laporan bahwa Grand Theft Auto VI diperkirakan rilis tanpa edisi cakram fisik PlayStation dan transisi digital Sony yang lebih luas.
Menurut terjemahan pernyataannya, Mélenchon menulis: 'Di masa depan, Anda akan membayar tanpa benar-benar memiliki apa pun.
Tidak ada pinjaman, tidak ada penjualan kembali, dan tidak ada jaminan bahwa Anda akan mempertahankan apa yang telah Anda bayar.'
Ia juga menekankan bahwa video game harus diakui sebagai aset budaya, bukan sekadar produk komersial.
>>> Patch Beta Slay the Spire 2 Hadirkan Kartu Multiplayer Baru dan Perbaikan Modding
'Video game bukan sekadar komoditas; mereka adalah aset budaya, dan undang-undang yang ada harus berlaku untuk mereka... Pemain game juga punya hak!'
Update Terbaru
Cape Verde Tak Gentar Hadapi Argentina dan Messi di Piala Dunia 2026
Jumat / 03-07-2026, 23:07 WIB
Rating Pemain Portugal vs Kroasia: Ronaldo Cetak Gol, tapi Rafael Leao yang Terbaik
Jumat / 03-07-2026, 23:07 WIB
PSSI Tolak Anggapan Piala AFF Ecek-ecek: Kita Belum Juara
Jumat / 03-07-2026, 23:07 WIB
'Teach You a Lesson' Geser 'The Glory' dari 5 Besar Drama Korea Netflix
Jumat / 03-07-2026, 23:07 WIB
PSSI Targetkan Timnas Indonesia Juara Piala AFF 2026
Jumat / 03-07-2026, 23:06 WIB
Bunuh 21 Ribu Anak Gaza, Israel Makin Dicap Rezim Pembunuh Bayi
Jumat / 03-07-2026, 23:06 WIB
Wamendagri Minta Pemkab Intan Jaya Serius Tangani Temuan Jenazah Warga
Jumat / 03-07-2026, 23:06 WIB
Prediksi Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Los Cafeteros Unggul
Jumat / 03-07-2026, 23:06 WIB
Heeseung Resmi Tinggalkan ENHYPEN untuk Karier Solo, Ini Penjelasan BELIFT LAB
Jumat / 03-07-2026, 23:03 WIB
Stray Kids' Seungmin Kurangi Aktivitas karena Cedera Pergelangan Kaki
Jumat / 03-07-2026, 23:03 WIB
Dua Acara Memasak Realitas Korea Baru untuk Ditonton Setelah 'Culinary Class Wars'
Jumat / 03-07-2026, 23:02 WIB
Dealer Dodge di California Timbun 15 Challenger Demon, Termasuk 7 Demon 170
Jumat / 03-07-2026, 23:02 WIB
PLN Buka Suara soal Ruko di Bekasi Curi Listrik untuk Tambang Kripto
Jumat / 03-07-2026, 23:02 WIB
Keliling Antilapar di JXB 2026, Ini Lokasi dan Daftar Tenant Kuliner
Jumat / 03-07-2026, 23:02 WIB






