Astronom Temukan 'Materi Hilang' Alam Semesta Berkat Semburan Radio Cepat
Para astronom akhirnya berhasil menemukan materi baryonik yang selama ini 'hilang' dari inventaris kosmik. Temuan ini dicapai dengan memanfaatkan semburan radio cepat atau fast radio bursts (FRB).
Materi yang dimaksud bukanlah materi gelap, melainkan materi biasa—proton, neutron, dan elektron—yang tersebar sangat tipis di ruang angkasa sehingga tidak terdeteksi oleh instrumen konvensional.
>>> Jejak Karier dan Harta Kekayaan Syah Afandin Bupati Langkat yang Kena OTT KPK
Gas difus ini diperkirakan mencakup sekitar setengah dari seluruh materi biasa di alam semesta.
Mengukur Materi dengan Sinyal Tertunda
Untuk mendokumentasikan gas tak kasatmata ini, para ilmuwan mengandalkan fenomena FRB. Semburan energi radio yang sangat kuat ini hanya berlangsung beberapa milidetik.
Saat FRB melintasi materi terionisasi, frekuensi rendah tertinggal sedikit di belakang frekuensi tinggi.
Dengan mengukur penundaan sinyal, para astronom dapat menghitung jumlah materi yang mengapung di antara FRB dan Bima Sakti.
Liam Connor, asisten profesor di Harvard University dan penulis utama riset, menjelaskan bahwa FRB bersinar melalui kabut medium antargalaksi.
Dengan mengukur perlambatan cahaya, para peneliti dapat 'menimbang' kabut tersebut meskipun terlalu redup untuk dilihat.
Vikram Ravi, rekan penulis senior dari Caltech, menganalogikan teknik ini seperti melihat bayangan seseorang. Meski hanya melihat bayangan, kita tahu keberadaan dan perkiraan ukurannya.
Sensus Kosmik Skala Besar
Dalam studi yang diterbitkan di jurnal Nature Astronomy pada Juni 2025, tim peneliti dari Caltech dan Center for Astrophysics | Harvard & Smithsonian (CfA) menerapkan metode ini pada 69 semburan FRB.
Sebelumnya, uji coba hanya menggunakan enam semburan yang terlokalisasi.
>>> Fashion Berkelanjutan Masih Sulit Diakses karena Keterbatasan Geografis
Update Terbaru
Pemerintah Kutuk Keras Pembakaran Pesawat dan Penembakan Pilot oleh OPM
Jumat / 03-07-2026, 22:47 WIB
Ronaldo Jadi Pemain Tertua Cetak Gol di Fase Gugur Piala Dunia
Jumat / 03-07-2026, 22:47 WIB
Terdakwa Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu Divonis Seumur Hidup
Jumat / 03-07-2026, 22:47 WIB
Pelatih Argentina: Cape Verde Lolos 32 Besar Bukan karena Kebetulan
Jumat / 03-07-2026, 22:47 WIB
Karyawan Xbox Pertanyakan Strategi Asha Sharma, Pimpinannya Dinilai Terlalu Terpengaruh Twitter
Jumat / 03-07-2026, 22:47 WIB
5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Jumat / 03-07-2026, 22:46 WIB
4 Sepeda Road Bike Rp2 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Gowes Jarak Jauh
Jumat / 03-07-2026, 22:46 WIB
Tiga Pelajar SD Raih Nilai Sempurna di Olimpiade Matematika Nasional
Jumat / 03-07-2026, 22:46 WIB
Korea Gagal di Piala Dunia 2026, KFA Minta Maaf dan Siapkan Pelatih Baru
Jumat / 03-07-2026, 22:37 WIB
Kebakaran TPA Jatiwaringin Padam 30%, Petugas Gunakan Sistem Inject
Jumat / 03-07-2026, 22:37 WIB
Kemendagri Minta Klarifikasi Bupati Purwakarta, Saepul Akui Kesalahan
Jumat / 03-07-2026, 22:37 WIB
Amien Rais Sebut PN Jakarta Timur Pengadilan Paling Aneh se-Asia Tenggara
Jumat / 03-07-2026, 22:37 WIB
Hashim Ungkap Ide MBG Sudah Digagas Prabowo Sejak 2006, Tak Akan Dihentikan
Jumat / 03-07-2026, 22:37 WIB
Bank Mandiri Kumpulkan 7.000 Kantong Darah Lewat Program Donor 2026
Jumat / 03-07-2026, 22:36 WIB






