Bintik Merah Kecil di Luar Angkasa Ternyata Bintang Lubang Hitam Tersembunyi
Fenomena aneh pertama kali terungkap ketika para astronom melihat masalah berulang pada gambar luar angkasa dalam dari teleskop.
Tersebar di data tersebut terdapat titik-titik kecil terang inframerah yang oleh para peneliti dijuluki 'bintik merah kecil'.
>>> Mantan Tentara AS Divonis Mencuri MRE Senilai Rp17 Miliar
Objek-objek itu berasal dari sekitar 500 hingga 700 juta tahun setelah Big Bang, saat alam semesta baru berusia 5% dari usianya saat ini.
Sekilas mereka tampak seperti galaksi dewasa, tetapi terlalu terang dan berat untuk sistem semuda itu.
Jika kecerahannya berasal dari bintang individual, bintang-bintang itu harus terpadatkan dengan kepadatan yang mustahil.
Menurut Bingjie Wang, NASA Hubble Fellow di Princeton University, langit malam di dalam galaksi seperti itu akan sangat terang menyilaukan.
Karena tidak ada model pembentukan galaksi tradisional yang bisa menjelaskan fenomena ini, para astronom mulai menyebutnya 'pemecah alam semesta' dan mendorong pengamatan lebih dalam.
Mengisolasi 'The Cliff'
Sepanjang 2024, tim internasional yang dipimpin Anna de Graaff dari Max Planck Institute for Astronomy meneliti spektrum cahaya bintik merah kecil ini.
Mereka menghabiskan sekitar 60 jam waktu teleskop untuk memecah cahaya berdasarkan panjang gelombang.
Hal ini memungkinkan tim menganalisis bahan penyusun objek dan pergerakannya.
Pada Juli 2024, mereka menemukan satu spesimen yang menonjol dari yang lain, yang dinamai 'The Cliff'.
The Cliff berjarak sekitar 11,9 miliar tahun cahaya dari Bumi, artinya cahayanya mulai bergerak jauh sebelum planet kita ada.
Ciri paling mencolok adalah penurunan kecerahan pada panjang gelombang tertentu, tanda yang disebut Balmer break.
Ini terjadi ketika gas hidrogen menyerap frekuensi cahaya tertentu.
Update Terbaru
Los Angeles Lakers Bangun Ulang Skuad di Sekitar Luka Doncic dengan Beberapa Perekrutan
Kamis / 02-07-2026, 01:30 WIB
ICE Bebaskan Biarawati Nigeria yang Ditahan Saat Berjalan ke Gereja di Texas
Kamis / 02-07-2026, 01:30 WIB
Toronto Raptors Resmi Perpanjang Kontrak Alijah Martin Dua Tahun
Kamis / 02-07-2026, 01:30 WIB
St. Louis Blues Resmi Rekrut Ross Johnston Kontrak Tiga Tahun
Kamis / 02-07-2026, 01:29 WIB
15 Fitur Tersembunyi Google Maps yang Jarang Diketahui Pengguna
Kamis / 02-07-2026, 01:29 WIB
Kode Redeem FF Free Fire Terbaru Juli 2026, Klaim Skin dan Diamond Gratis
Kamis / 02-07-2026, 01:28 WIB
Web Top Up Diamond Free Fire Termurah dan Aman, Ada Diskon?
Kamis / 02-07-2026, 01:28 WIB
7 Aplikasi AI Penghasil Uang 2026, Terbukti Bayar ke DANA dan Gopay
Kamis / 02-07-2026, 01:28 WIB
Mint Mobile Tawarkan Paket Unlimited Rp15/Bulan, Incar Pelanggan T-Mobile
Kamis / 02-07-2026, 01:28 WIB
Indonesia Nonaktifkan 4,8 Juta Akun Media Sosial Anak di Bawah 16 Tahun
Kamis / 02-07-2026, 01:28 WIB
Euforia Suporter Meksiko Rayakan Kemenangan Piala Dunia di LA dan Mexico City
Kamis / 02-07-2026, 01:28 WIB
Indonesia Targetkan Netralitas Degradasi Lahan 12,3 Juta Hektare pada 2030
Kamis / 02-07-2026, 01:26 WIB
Panduan Mengoperasikan Jalur Logistik Ramah Lingkungan di China Sepanjang 2026
Kamis / 02-07-2026, 01:26 WIB
Melania Trump Raup Rp170 Miliar dari Film Dokumenter Amazon
Kamis / 02-07-2026, 01:25 WIB






