Matahari Buatan China Cetak Rekor Baru dengan Magnet Superkonduktor Terbesar
Dibandingkan magnet sejenis untuk proyek reaktor internasional (ITER), versi China berukuran 1,3 kali lebih besar dan memiliki kapasitas penyimpanan energi tiga kali lipat lebih kuat.
Ini menjadikannya magnet superkonduktor reaktor fusi terbesar di dunia saat ini.
Nantinya, 16 magnet serupa akan dirangkai bersama untuk menciptakan medan magnet melingkar yang utuh.
Komponen kedua adalah kumparan solenoid pusat yang bertugas ganda: memicu plasma hingga membentuk bola api raksasa sekaligus mengendalikan posisinya selama proses berlangsung.
Tanpa komponen ini, bola api tidak akan terbentuk atau menjadi liar tak terkendali.
Data pengujian menunjukkan kumparan ini mampu mengalirkan arus listrik secara stabil sebesar 60 kiloampere dan menyimpan energi sebesar 6,03 megajoule.
Keberhasilan ini membuka jalan bagi reaksi fusi jangka panjang yang stabil untuk menghasilkan pasokan energi konsisten.
Wakil Direktur ASIPP Qin Jinggang menyebutkan bahwa arus operasional normal alat ini (46,5 kiloampere) jauh berlipat ganda dibanding kapasitas EAST sebelumnya.
Performa komponen ini menjadi penentu utama apakah teknologi 'Matahari buatan' naik kelas dari eksperimen laboratorium menjadi pembangkit listrik praktis.
>>> Apakah Sepatu Trail Run Bisa untuk Running Biasa? Ini Jawabannya
"Magnet solenoida pusat beroperasi dalam kondisi paling kompleks dibandingkan magnet mana pun di dalam reaktor, dan kinerjanya secara langsung menentukan apakah perangkat fusi dapat dinyalakan dengan sukses dan dipertahankan secara stabil," kata Qin, melansir SCMP.
Update Terbaru
Arc Raiders Terapkan Denuvo Anti-Cheat untuk Semua Pemain, Embark Siapkan Pembaruan Lebih Besar
Rabu / 01-07-2026, 08:57 WIB
Game Terakhir dari Art Director Half-Life 2 dan Dishonored Terungkap: Soulslike FPS Pertama di Dunia
Rabu / 01-07-2026, 08:57 WIB
Trump Ungkap Pendapatan Kripto Lebih dari Rp15 Triliun
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Mike Tyson Rayakan Ultah ke-60 di Miami, Dunia Tinju Hormati Legenda
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Ekuador Protes Gangguan Suporter Meksiko di Hotel Timnas
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Lebih dari 150 Orang Terinfeksi Cyclosporiasis di Michigan Tenggara
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Pertamina Resmi Turunkan Harga BBM Nonsubsidi per 1 Juli 2026
Rabu / 01-07-2026, 08:55 WIB
Altos Computing Dorong Adopsi AI untuk Percepat Transformasi Digital di Indonesia
Rabu / 01-07-2026, 08:55 WIB
Promo Kabel USB-C 3-Pack Hanya Rp100 Ribuan, Pas untuk Stok Cadangan
Rabu / 01-07-2026, 08:55 WIB
Sosialis Demokrat Tantang Petahana Demokrat di Primer Colorado
Rabu / 01-07-2026, 08:50 WIB
Nadiem Makarim Dituntut Bayar Rp809 Miliar, Harta Tak Sampai Segitu
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB
Betrand Peto Ogah Minta Maaf soal Sindiran di Medsos ke Kubu Sarwendah
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB
Latsarmil Kopdes Diubah, Biaya Rp45 Juta Per Orang Masih Misteri
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB
Roy Suryo Bantah Hubungan dengan Dokter Tifa Retak
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB






