Studi Ungkap Liburan Bisa Cegah Penuaan Dini
Aktivitas liburan dan jalan-jalan ternyata memiliki manfaat yang jauh melampaui kesehatan mental dan ketenangan batin. Kegiatan melancong yang dilakukan dengan benar dapat mencegah penuaan dini.
Hal ini terungkap dalam studi bertajuk "Travel could be the best defence against ageing" yang diterbitkan dalam Journal of Travel Research (2024).
>>> Apkasindo Kalbar Fokus Kendalikan Hama Ganoderma dan Kumbang Tanduk
Liburan kini dipandang sebagai praktik penunjang umur panjang yang mendatangkan banyak kebaikan bagi fisik secara menyeluruh.
"Pariwisata bukan hanya tentang waktu luang dan rekreasi.
Ini juga dapat berkontribusi pada kesehatan fisik dan mental orang-orang," kata kandidat PhD di Edith Cowan University di Perth, Australia, Fangli Hu, melansir Vogue, Kamis (18/6/2026).
Dorongan untuk Lebih Aktif Bergerak
Liburan memicu seseorang untuk mencoba beragam aktivitas fisik yang jarang dilakukan di rumah, seperti berjalan kaki keliling kota, mendaki bukit, atau menjajal olahraga air.
Perpaduan tubuh yang aktif dan udara segar alam bebas terbukti membuat badan lebih bugar.
Aktivitas bergerak selama liburan juga sangat penting untuk menjaga otot tetap kuat dan lentur. Hal ini krusial mengingat massa otot manusia biasanya akan terus menyusut seiring bertambahnya usia.
Meningkatkan Imun dan Melancarkan Peredaran Darah
Hu menuturkan bahwa ikut serta dalam berbagai aktivitas fisik bisa meningkatkan fungsi kekebalan dan sistem pertahanan tubuh. Dampaknya, tubuh menjadi lebih tangguh menghadapi ancaman penularan penyakit.
>>> Pembukaan Kembali Selat Hormuz Angin Segar Manufaktur Nasional
"Olahraga juga membantu melancarkan sirkulasi darah, mempercepat penyaluran nutrisi, dan membantu pembuangan zat sisa," terang dia.
"Semuanya bekerja sama menjaga sistem pemulihan alami tubuh tetap aktif.
Olahraga ringan itu sangat bagus untuk tulang, otot, dan sendi, sekaligus menjaga tubuh agar tidak mudah aus," sambung Hu.
Meredakan Stres
Stres berkepanjangan hingga mencapai taraf burnout dapat menjadi pemicu utama penuaan dini.
Menjauh sejenak dari rutinitas pekerjaan akan memberikan rasa tenang sekaligus kebebasan, terutama jika menghabiskan waktu di alam terbuka.
Kondisi santai tersebut membuat kadar hormon kortisol pemicu stres turun drastis, sementara hormon kebahagiaan seperti serotonin dan endorfin melonjak naik.
>>> Mengenang Sejarah Piala Dunia 2010: Spanyol Raih Juara Dunia Pertama
Kemampuan mengelola penat saat liburan ini terbukti mampu memperlambat proses pemendekan telomer, yang menjadi indikator utama kecepatan laju penuaan tubuh.
Update Terbaru
Daftar Wilayah Masuk Puncak Musim Kemarau Juli 2026, Waspada Dampaknya
Rabu / 01-07-2026, 12:57 WIB
Beli Tiket ARTJOG 2026 Lewat BRImo, Dapat Diskon 15 Persen
Rabu / 01-07-2026, 12:56 WIB
DPR Hormati Putusan MK yang Tegaskan Pilkada Tetap Dipilih Rakyat
Rabu / 01-07-2026, 12:56 WIB
Haaland Jadi Pahlawan, Norwegia Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 12:56 WIB
Neraca Perdagangan RI Defisit US$1,61 Miliar pada Mei 2026
Rabu / 01-07-2026, 12:56 WIB
Cara Cek Tilang Elektronik ETLE Online via HP, Jangan Sampai STNK Diblokir
Rabu / 01-07-2026, 12:56 WIB
Pemprov Jateng Usulkan 1.000 Formasi CPNS 2026, Prioritas Tenaga Kesehatan
Rabu / 01-07-2026, 12:56 WIB
Pelatih Ekuador Bangga Meski Timnya Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 12:55 WIB
Kapolri Laporkan SPPG Polri Zero Accident di Depan Prabowo
Rabu / 01-07-2026, 12:55 WIB
Reli Surplus 72 Bulan Tamat, Neraca Dagang RI Defisit US$1,61 M
Rabu / 01-07-2026, 12:55 WIB
IHSG Hijau 5.690 Siang Ini, 362 Saham Menguat
Rabu / 01-07-2026, 12:49 WIB
ASN Malaysia Bisa WFH 2 Hari Mulai 1 Agustus
Rabu / 01-07-2026, 12:49 WIB
Update Harga HP Redmi, POCO, dan Xiaomi Juli 2026, Mulai Rp1 Jutaan
Rabu / 01-07-2026, 12:49 WIB
Sering Sakit Kepala Sebelah? Ini 4 Tips Agar Migrain Tak Kambuh
Rabu / 01-07-2026, 12:49 WIB






