Israel Ambil Alih Kendali Masjid Ibrahimi di Hebron, Tepi Barat
Pemerintah Israel secara sepihak mengambil alih kendali atas kawasan Masjid Ibrahimi di Hebron, Tepi Barat, pada Selasa (16/6/2026).
Langkah ini dilakukan dengan membatalkan sebagian poin dalam Perjanjian Hebron 1997 yang sebelumnya memberikan wewenang tata kota kepada pihak Palestina.
>>> Aktris Daveigh Chase Meninggal di Usia 35 Tahun Akibat Infeksi Darah
Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich mengumumkan penyerahan wewenang perencanaan, zonasi, dan pembangunan di zona H2 melalui pembatalan kesepakatan dengan Dewan Kota Palestina.
Keputusan kabinet keamanan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu ini juga dirancang untuk mempermudah pemukim Yahudi membeli tanah di Tepi Barat.
Smotrich menyatakan bahwa pengambilalihan hak pengelolaan situs suci tersebut bertujuan memperkuat posisi politik Israel dan menutup peluang berdirinya negara Palestina berdaulat.
Kecaman Internasional dan Palestina
Pihak pengamat internasional langsung merespons kritis kebijakan sepihak ini karena dinilai memperparah konflik di Hebron.
Chris Doyle, Direktur Dewan untuk Pemahaman Arab-Inggris, mengatakan bahwa upaya mengubah pengaturan di Hebron demi mengintensifkan pendudukan Israel sangatlah berbahaya.
>>> Seleksi Berkas Beasiswa OSC 2026 Dimulai, Peserta Wajib Unggah Dokumen
Doyle menambahkan bahwa situasi keamanan di kota tersebut sudah tegang selama bertahun-tahun dan kebijakan baru ini bisa memicu eskalasi di kompleks makam kuno yang disucikan umat Islam, Kristen, dan Yahudi.
Otoritas kepresidenan Palestina di bawah Presiden Mahmoud Abbas mengecam keras perebutan kekuasaan tersebut karena dianggap mencederai hukum internasional.
Palestina mendesak intervensi komunitas internasional, khususnya pemerintah Amerika Serikat.
Tindakan Israel ini dinilai mengubah status quo wilayah pendudukan Palestina yang dilindungi hukum internasional.
>>> Menlu Turkiye: Keputusan Penting KTT NATO Perlu Partisipasi Trump
Kompleks Masjid Ibrahimi telah digunakan sebagai tempat ibadah umat Islam selama lebih dari 1.400 tahun sebelum Israel membangun sinagoge di lokasi yang sama.
Update Terbaru
Australia Tersingkir, Strategi Ganti Kiper Saat Adu Penalti Gagal
Sabtu / 04-07-2026, 05:58 WIB
Kemenkes Turun Tangan Tangani Warga ISPA Akibat Kebakaran TPA Jatiwaringin
Sabtu / 04-07-2026, 05:57 WIB
Kenapa Penumpang Pesawat Dianjurkan Banyak Minum Air?
Sabtu / 04-07-2026, 05:57 WIB
Messi Bobol Cape Verde, Argentina Unggul 1-0 di Babak Pertama
Sabtu / 04-07-2026, 05:57 WIB
Babak 1 Piala Dunia 2026: Messi Cetak Gol, Argentina Unggul
Sabtu / 04-07-2026, 05:57 WIB
5 Easter Egg dalam Minions and Monsters
Sabtu / 04-07-2026, 05:57 WIB
Jaksa Tuntut Hukuman Penjara untuk Mantan Hakim Milwaukee
Sabtu / 04-07-2026, 05:50 WIB
Taylor Swift dan Travis Kelce Resmi Menikah di Madison Square Garden
Sabtu / 04-07-2026, 05:50 WIB
Caitlin Clark Kecam Pelecehan di Tengah Debat Keamanan Pemain WNBA
Sabtu / 04-07-2026, 05:50 WIB
Pernikahan Taylor Swift dan Travis Kelce: Tamu Selebriti Padati Madison Square Garden
Sabtu / 04-07-2026, 05:50 WIB
Pasangan di Maine Selamatkan Anak Rusa dari Serangan Beruang
Sabtu / 04-07-2026, 05:49 WIB
Raja Juli Antoni Akui Tak Tahu Isi Amplop Bupati Kuansing
Sabtu / 04-07-2026, 05:49 WIB
JoJo's Bizarre Adventure Part 7: Steel Ball Run Anime '2nd Stage' Mulai 25 September
Sabtu / 04-07-2026, 05:22 WIB
Here U Are Webtoon Dapat Adaptasi Anime, Crunchyroll Rilis Trailer
Sabtu / 04-07-2026, 05:21 WIB






