Jaksa Tuntut Hukuman Penjara untuk Mantan Hakim Milwaukee
Jaksa federal mengajukan permohonan hukuman penjara yang berat bagi mantan Hakim Pengadilan Negeri Milwaukee County, Hannah Dugan, sementara tim pembela meminta agar ia hanya dihukum sesuai masa tahanan yang telah dijalani.
Permohonan tersebut disampaikan dalam memorandum hukum yang baru diajukan menjelang sidang vonis Dugan yang dijadwalkan pada 8 Juli 2026.
>>> Taylor Swift dan Travis Kelce Resmi Menikah di Madison Square Garden
Dugan, 67 tahun, asli Milwaukee, sebelumnya dinyatakan bersalah oleh juri federal atas satu tuduhan kejahatan menghalangi proses resmi.
Ia dianggap sengaja mengarahkan seorang imigran tanpa dokumen keluar melalui pintu ruang sidang pribadi untuk menghindari otoritas imigrasi federal pada 18 April 2025.
Jaksa pemerintah menyatakan bahwa Dugan menyalahgunakan jabatan terpilihnya untuk secara sengaja melemahkan petugas federal karena penolakan pribadinya terhadap kebijakan imigrasi.
Tindakannya menyebabkan pengejaran kaki di tengah lalu lintas di luar gedung pengadilan.
Argumen Jaksa
"Ini adalah pelanggaran serius dan memerlukan hukuman yang setimpal," tulis jaksa federal dalam memorandum mereka.
Pemerintah mencatat bahwa pedoman federal menyarankan kisaran hukuman 15 hingga 21 bulan penjara. Mereka menambahkan bahwa pejabat publik tidak boleh menempatkan pandangan pribadi di atas kewajiban hukum mereka.
"Hakim dipercayakan dengan kebijaksanaan yang luar biasa, tetapi ada batas yang tidak boleh mereka lewati," tulis Asisten Jaksa AS Eksekutif Richard Frohling.
Jaksa penuntut berargumen bahwa Dugan telah melewati batas itu dengan menggunakan jabatan peradilannya untuk membantu seseorang menghindari penangkapan, sehingga merusak kepercayaan publik terhadap proses peradilan.
"Penolakan terdakwa untuk mengakui kesalahan perilakunya menimbulkan kekhawatiran yang sah tentang rasa hormat terhadap hukum dan menunjukkan keyakinan yang berkelanjutan bahwa ketidaksetujuan pribadinya dengan hukum imigrasi federal membenarkan obstruksi fungsi pemerintah yang sah," tulis Frohling.
Update Terbaru
Mazara del Vallo Atur Lalu Lintas untuk Festival Madonna del Paradiso
Sabtu / 04-07-2026, 06:56 WIB
Farrah Aldjufrie Umumkan Kehamilan Pertama, Bayi Ditunggu November 2026
Sabtu / 04-07-2026, 06:56 WIB
50 Anggota Parlemen Eropa Desak FIFA Investigasi Infantino soal Hadiah Perdamaian untuk Trump
Sabtu / 04-07-2026, 06:56 WIB
Kalshi Perluas Kontrak Event untuk Piala Dunia
Sabtu / 04-07-2026, 06:52 WIB
Prancis Hadapi Paraguay di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Sabtu / 04-07-2026, 06:52 WIB
Ramalan Zodiak 4 Juli: Aries Jangan Paksakan Diri, Taurus Lapang Dada
Sabtu / 04-07-2026, 06:52 WIB
Crunchyroll Akuisisi Fate Rewinder, Overgeared, dan The Guy She Was Interested In Wasn't a Guy at All
Sabtu / 04-07-2026, 06:22 WIB
Inklore Lisensi Manga Ikoku Nikki Karya Tomoko Yamashita, Rilis Musim Panas 2027
Sabtu / 04-07-2026, 06:21 WIB
Gelombang Panas Laut Ekstrem Ancam Perairan Inggris Pekan Depan
Sabtu / 04-07-2026, 06:21 WIB
Armada Bayangan Rusia Diduga Terkait dengan Gerombolan Drone di Pangkalan Udara Inggris
Sabtu / 04-07-2026, 06:21 WIB
Tips Main Roblox untuk Pemula 2026: Game Seru dan Cara Dapat Robux
Sabtu / 04-07-2026, 06:21 WIB
5 Game Baru Paling Ditunggu Juli 2026
Sabtu / 04-07-2026, 06:17 WIB
Indonesia Siap Implementasikan Ekosistem Perdagangan Karbon
Sabtu / 04-07-2026, 06:17 WIB
Keluarga Primm Turun Tangan Selamatkan Kota Kasino yang Sekarat
Sabtu / 04-07-2026, 06:17 WIB






