Kejaksaan Agung Bantah Eks Ketua Ombudsman Terlibat Belasan Kasus Korupsi
Kejaksaan Agung membantah bahwa mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto terlibat dalam 14 perkara tindak pidana korupsi yang berbeda.
Ia hanya diduga melakukan satu jenis korupsi berupa penerimaan suap terkait jual beli Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Ombudsman.
>>> Jangan Sepelekan Begadang Saat Nonton Piala Dunia 2026, Ini Risikonya
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Korps Adhyaksa pada Jumat (12/06/2026) menanggapi temuan penyidik Jampidsus.
Temuan itu berkaitan dengan dugaan aliran dana dan aset berharga dari belasan perusahaan tambang yang bermasalah dengan pemerintah.
Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, menjelaskan bahwa uang suap mengalir dari beberapa korporasi.
Tujuannya untuk membatalkan sanksi denda pemerintah melalui penerbitan LHP.
"Pemberinya bukan hanya satu tapi ada beberapa perusahaan-perusahaan lain. Namun perusahaan-perusahaan yang disebutkan tadi itu ada yang langsung ya ada yang tidak langsung.
Tidak langsung itu melalui ada peran orang lain di situ ya," ujar Syarief.
Pihak kejaksaan menegaskan bahwa angka 14 merujuk pada jumlah pihak yang memesan dokumen LHP Ombudsman, bukan jumlah kasus korupsi yang berbeda.
"Jadi 14 itu bukan 14 perkara tetapi ada beberapa orang memang yang menyampaikan memesan LHP itu," kata Syarief.
>>> Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.865 per Dolar AS
Salah satu kasus yang telah terungkap melibatkan PT Toshida Indonesia (THSI) terkait korupsi tata kelola nikel di Sulawesi Tenggara.
Hery Susanto dan Direktur Utama PT Toshida Indonesia, Laode Sunarwan Oda, kini telah ditetapkan sebagai tersangka.
Hery diduga menerima uang senilai Rp1,5 miliar untuk menggugurkan kewajiban PT Toshida Indonesia membayar Penerimaan Negara Bukan Pajak Penggunaan Kawasan Hutan kepada Kementerian Kehutanan sebesar Rp130 miliar.
Update Terbaru
Penonton Film Korea Melonjak 75 Persen pada Semester I
Minggu / 05-07-2026, 12:58 WIB
Cara Cek Saldo 3 Bansos PKH di Rekening BNI yang Cair Merata 2026
Minggu / 05-07-2026, 12:50 WIB
Cara Optimalkan 9 Fitur Rahasia WhatsApp 2026 untuk Chat Aman dan Cepat
Minggu / 05-07-2026, 12:49 WIB
Bripda Nopandri Ditemukan Tewas Usai Hilang saat Penggerebekan Narkoba
Minggu / 05-07-2026, 12:49 WIB
Maroko Ancaman Serius bagi Prancis di Perempat Final Piala Dunia 2026
Minggu / 05-07-2026, 12:49 WIB
Kunjungan PM Singapura, Polisi Atur Lalu Lintas di 8 Ruas Jalan Jakarta
Minggu / 05-07-2026, 12:49 WIB
Jadwal Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026
Minggu / 05-07-2026, 12:49 WIB
Kembang Api Meriahkan Langit New York Rayakan HUT ke-250 AS
Minggu / 05-07-2026, 12:47 WIB
Ketum Viking: Terkejut dengan Rekrutan Anyar Persib, Notsuda dan Ragnar
Minggu / 05-07-2026, 12:47 WIB
Harga HP Naik Terus, David Gadgetin Ungkap Waktu Terbaik Ganti Ponsel Baru
Minggu / 05-07-2026, 12:47 WIB
Brandon Woodruff Cedera Bahu Lagi, Brewers Kalah dari Diamondbacks
Minggu / 05-07-2026, 12:43 WIB
12 Drama Korea Baru Tayang Juli 2026 yang Wajib Masuk Daftar Tontonan
Minggu / 05-07-2026, 12:43 WIB
Penembakan di Westgate Glendale, Pelaku Masih Buron
Minggu / 05-07-2026, 12:42 WIB
Kembang Api di BMO Stadium Meledak ke Arah Penonton, Evakuasi Dilakukan
Minggu / 05-07-2026, 12:42 WIB







