Sebuah insiden kembang api terjadi di BMO Stadium, Los Angeles, pada 3 Juli 2026 saat perayaan usai pertandingan Angel City FC melawan Orlando Pride.

Kembang api yang seharusnya menjadi hiburan pascapertandingan justru meleset dan meluncur secara horizontal ke arah tribun penonton.

>>> Kebakaran Hutan Chelan Hills Hanguskan 5.000 Hektare, Warga Dievakuasi

Rekaman video menunjukkan beberapa bola api meluncur langsung ke area tempat duduk, memaksa penonton untuk berlindung dan dievakuasi.

Angel City FC melalui Kepala Komunikasi Stephanie Rudnick mengonfirmasi bahwa pihak ketiga disewa untuk mengatur pertunjukan kembang api tersebut.

"Vendor pihak ketiga dipekerjakan untuk memfasilitasi piroteknik," ujar Rudnick dari rumahnya di Australia.

Klub sepak bola tersebut merilis pernyataan resmi kepada Los Angeles Times yang merinci respons langsung dari personel stadion dan tim darurat di lokasi.

"Kembang api tidak berfungsi saat perayaan pascapertandingan tadi malam di pertandingan Angel City FC vs Orlando di BMO Stadium," demikian pernyataan tim.

Pejabat tim menekankan bahwa protokol keselamatan diberlakukan dengan cepat untuk mengosongkan venue tanpa insiden lebih lanjut.

"Tim medis dan keselamatan kami berada di lokasi dan siap merespons. Operasional stadion mengonfirmasi venue aman dan tamu, staf, pemain, serta kru dapat pergi dengan selamat," kata tim.

Organisasi tersebut mengumumkan penyelidikan berkelanjutan atas kegagalan mekanis bersama perusahaan piroteknik yang dikontrak.

"Kami bekerja sama dengan vendor piroteknik untuk meninjau insiden dan mengevaluasi langkah selanjutnya yang tepat," kata tim.

Pemegang tiket musiman, Jade Greenhut, merekam kekacauan yang meningkat dari tempat duduknya setelah melihat proyektil pertama yang salah arah menghantam dekat area bangku tim.

"Ya Tuhan!" teriak suara seorang wanita dalam video Greenhut.