Proses Pembuatan Nata de Coco dan Titik Kritis Kehalalannya
Jumat / 19-06-2026, 11:46 WIB
Nata de coco dibuat melalui fermentasi air kelapa dengan bakteri Acetobacter xylinum. Kenali bahan tambahan dan titik kritis kehalalannya sebelum dikonsumsi.
Jumat / 19-06-2026, 11:46 WIB
Nata de coco dibuat melalui fermentasi air kelapa dengan bakteri Acetobacter xylinum. Kenali bahan tambahan dan titik kritis kehalalannya sebelum dikonsumsi.
Jumat / 19-06-2026, 04:29 WIB
MUI mengingatkan konsumen untuk cermat terhadap titik kritis kehalalan nata de coco, terutama pada bahan tambahan seperti enzim dan karbon aktif. Sertifikasi halal menjadi kunci.
Kamis / 18-06-2026, 12:52 WIB
Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengingatkan konsumen untuk mencermati titik kritis kehalalan nata de coco, terutama pada bahan tambahan seperti karbon aktif dan enzim.
Rabu / 17-06-2026, 14:56 WIB
MUI mengingatkan pentingnya mencermati titik kritis kehalalan nata de coco pada bahan penolong seperti gula dan karbon aktif, bukan pada urea atau ZA.
Sabtu / 06-06-2026, 07:22 WIB
Guru Besar IPB Prof Khaswar Syamsu memastikan nata de coco aman dikonsumsi selama proses fermentasi dan pencucian dilakukan sesuai standar. Titik kritis kehalalan ada pada bahan baku gula.
Jumat / 05-06-2026, 13:27 WIB
Nata de coco bisa menjadi haram tergantung proses pembuatannya. MUI menjelaskan titik kritis kehalalan ada pada bahan penolong seperti enzim dan karbon aktif.