iPhone Ultra Diprediksi Jadi HP Apple Termahal, Harga Bisa Tembus US$2.799
Apple disebut tengah menyiapkan ponsel lipat pertamanya yang diperkirakan akan hadir dengan nama iPhone Ultra. Perangkat ini diprediksi menjadi iPhone dengan harga paling mahal yang pernah dipasarkan perusahaan.
Analis teknologi dari Bloomberg, Mark Gurman, menyebut perangkat lipat tersebut kemungkinan dijual dengan harga di atas US$2.000. Dengan banderol tersebut, iPhone Ultra akan menempati posisi teratas dalam lini smartphone Apple.
Prediksi Harga iPhone Ultra
Harga iPhone Ultra diperkirakan melampaui iPhone 17 Pro Max yang saat ini menjadi model termahal di jajaran iPhone. Varian iPhone 17 Pro Max dengan kapasitas penyimpanan 2 TB dijual sekitar US$1.999.
Jika konfigurasi memori yang sama digunakan pada iPhone Ultra, analis memperkirakan harga perangkat tersebut dapat mencapai sekitar US$2.799.
- iPhone 17 Pro Max 2 TB: sekitar US$1.999
- iPhone Ultra 2 TB (perkiraan): hingga US$2.799
Selisih harga tersebut menunjukkan bahwa Apple kemungkinan menempatkan iPhone Ultra sebagai produk premium yang berada di atas seluruh seri iPhone lainnya.
Desain Lipat Seperti Buku
Perangkat ini dikabarkan menggunakan mekanisme lipat horizontal yang terbuka seperti buku. Desain tersebut berbeda dengan konsep ponsel lipat model clamshell yang melipat secara vertikal.
Apple dilaporkan menaruh fokus besar pada penyempurnaan layar lipat dan kekuatan engsel agar perangkat tetap kokoh saat digunakan dalam jangka panjang.
Pengembangan Dipimpin Tim Hardware Apple
Proyek iPhone lipat disebut berada di bawah pengawasan John Ternus, Senior Vice President of Hardware Engineering Apple. Timnya berupaya memastikan kualitas layar dan mekanisme lipatan memenuhi standar perangkat premium Apple.
Selain desain baru, sistem operasi pada iPhone Ultra juga diperkirakan mengalami penyesuaian. Antarmukanya dirancang lebih mendekati pengalaman penggunaan iPad agar optimal saat layar dibuka.
Baca juga: Siapa Pemilik Sah Tempo Gelato Yogyakarta?
Update Terbaru
Cara agar Otak Menua dengan Sehat Menurut Ahli Neurologi, Bukan Diet
Jumat / 24-07-2026, 23:00 WIB
Piala AFF 2026: Pembuktian Nadeo Argawinata sebagai Kiper Utama Timnas Indonesia
Jumat / 24-07-2026, 22:59 WIB
Lee Min-ho Kembali Jadi Aktor Korea Terfavorit di Mata Penggemar Global
Jumat / 24-07-2026, 22:59 WIB
Penumpang Alphard Penerobos Pelican Crossing HI Ternyata Anggota Polda Jabar
Jumat / 24-07-2026, 22:59 WIB
Persija Hormati Sanksi KFA untuk Shin Tae Yong, Belum Ambil Sikap
Jumat / 24-07-2026, 22:58 WIB
Hasil Piala AFF: Vietnam ke Puncak usai Bantai Timor Leste 7-0
Jumat / 24-07-2026, 22:58 WIB
Speedboat Bawa 11 Wisatawan Asing Hilang Kontak di Perairan Gorontalo
Jumat / 24-07-2026, 22:58 WIB
Fallout Co-Creator: Morrowind di Xbox Ubah Standar RPG Konsol
Jumat / 24-07-2026, 22:58 WIB
Facebook Luncurkan Lencana 'Facebook Verified' Gratis untuk Lawan AI Palsu
Jumat / 24-07-2026, 22:49 WIB
Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B
Jumat / 24-07-2026, 22:49 WIB
Game Freak Bawa Interaksi Anjing ke Level Baru di Beast of Reincarnation
Jumat / 24-07-2026, 22:44 WIB
Bos Amazon Games: Harga Konsol dan Steam Machine di Atas $1.000 Dorong Minat ke Cloud Gaming
Jumat / 24-07-2026, 22:43 WIB
Video Promo Film Anime The Ribbon Hero Soroti Ikatan Pine dan Safir
Jumat / 24-07-2026, 22:43 WIB
Jensen Huang Posting Pertama di X, Dukung Model AI Terbuka
Jumat / 24-07-2026, 22:43 WIB







