Siswa Masuk Penerima Bansos April 2026 Ini Cara Cek PKH dan BPNT
Pemerintah kembali menyalurkan bantuan sosial pada April 2026 melalui dua program utama, yakni Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Pencairan diperkirakan mulai berjalan setelah tanggal 10 April dan berlangsung pada pekan ketiga bulan tersebut. Skema distribusi tetap mengandalkan bank Himbara serta PT Pos Indonesia.
Rincian Bantuan PKH April 2026
PKH ditujukan bagi keluarga miskin dan rentan dengan besaran bantuan berbeda sesuai kategori penerima.
- Ibu hamil: Rp250.000 per bulan (Rp3.000.000 per tahun)
- Anak usia 0–6 tahun: Rp250.000 per bulan (Rp3.000.000 per tahun)
- Siswa SD: Rp75.000 per bulan (Rp900.000 per tahun)
- Siswa SMP: Rp125.000 per bulan (Rp1.500.000 per tahun)
- Siswa SMA: Rp166.666 per bulan (Rp2.000.000 per tahun)
- Penyandang disabilitas berat: Rp200.000 per bulan (Rp2.400.000 per tahun)
- Lansia usia 60 tahun ke atas: Rp200.000 per bulan (Rp2.400.000 per tahun)
- Korban pelanggaran HAM berat: Rp900.000 per bulan (Rp10.800.000 per tahun)
Dari daftar tersebut, siswa termasuk dalam kelompok penerima PKH, dengan nominal bantuan menyesuaikan jenjang pendidikan.
BPNT Cair Rp600.000 Sekaligus
Selain PKH, bantuan juga disalurkan melalui program BPNT bagi Keluarga Penerima Manfaat.
Setiap penerima memperoleh Rp200.000 per bulan. Karena pencairan dilakukan tiga bulan sekaligus, total dana yang diterima mencapai Rp600.000.
Penyaluran bisa dilakukan secara tunai maupun non-tunai melalui bank atau kantor pos.
Cara Cek Status Penerima Bansos
Melalui Website
- Buka situs cek bansos Kemensos
- Isi data wilayah lengkap
- Masukkan nama sesuai KTP
- Isi kode captcha
- Klik cari data
Jika terdaftar, sistem akan menampilkan jenis bantuan dan status pencairan. Jika tidak, akan muncul keterangan tidak terdaftar.
Melalui Aplikasi
- Unduh aplikasi Cek Bansos
- Pilih menu cek bansos
- Masukkan data wilayah dan nama
- Ikuti verifikasi
- Klik cari data
Hasil pencarian akan menunjukkan apakah nama yang dimasukkan termasuk penerima bantuan atau tidak.
Pemerintah mengimbau masyarakat memastikan data melalui kanal resmi agar informasi yang diperoleh sesuai dengan kondisi terbaru.
Update Terbaru
Polri Limpahkan Tiga Perkara Korupsi ke Kejagung, Termasuk Batu Bara
Minggu / 12-07-2026, 01:51 WIB
Kuasa Hukum Roy Suryo Tantang Polri Geledah Bunker di Solo
Minggu / 12-07-2026, 01:50 WIB
Karyawan Palantir Kecewa dengan Kepemimpinan Perusahaan
Minggu / 12-07-2026, 01:44 WIB
Cara Nonton Inggris vs Norwegia di Piala Dunia 2026, Streaming Gratis
Minggu / 12-07-2026, 01:44 WIB
Assassin's Creed Unity Dinilai Sebagai Game Paling Diremehkan di Serinya
Minggu / 12-07-2026, 01:44 WIB
Panduan Terbaru Login WhatsApp Web 2026, Kini Lebih Mudah dan Fleksibel
Minggu / 12-07-2026, 01:44 WIB
Panduan Terbaru Login X Web Twitter di 2026, Wajib Pakai X.com
Minggu / 12-07-2026, 01:44 WIB
Pemerintahan Trump Panggil Paksa Wartawan New York Times Terkait Kisah Air Force One
Minggu / 12-07-2026, 01:44 WIB
AHAVERSE Umumkan Manhua Spin-Off Cheap-Life Hua dan Acara Musik Tahunan Chicken Island Party
Minggu / 12-07-2026, 01:38 WIB
Polisi Tangkap Dua Pencuri Kabel Rp143 Juta di Cikarang
Minggu / 12-07-2026, 01:38 WIB
Pemburu Harta Temukan Cincin Emas Romawi Kuno di Ladang Inggris
Minggu / 12-07-2026, 01:37 WIB
Arman Tsarukyan Menang Telak di RAF Georgia, Keributan Warnai Konferensi Pers
Minggu / 12-07-2026, 01:07 WIB
Probe China Tianwen-2 Capai Asteroid Kamo'oalewa, Ambil Sampel
Minggu / 12-07-2026, 01:07 WIB
Levante UD Hadapi CD Leganes dalam Laga Uji Coba Tertutup
Minggu / 12-07-2026, 01:06 WIB







