Setelah video tersebut viral, akun Instagram Noya Naira langsung diserbu oleh berbagai komentar dari pengguna internet.

Situasi itu membuat kolom komentar pada akun Instagramnya akhirnya dibatasi untuk meredam reaksi warganet.

Perjalanan Karier di Media Sosial

Sebelum terseret kontroversi, Noya dikenal sebagai salah satu kreator konten hijab muda yang cukup populer di TikTok.

Ia mulai dikenal melalui akun TikTok @meandthingss yang kerap membagikan berbagai konten kreatif.

  • Tutorial makeup
  • Template CapCut yang sedang viral
  • Outfit of the day hijab
  • Konten lifestyle remaja

Sejumlah unggahannya bahkan sering masuk halaman rekomendasi atau For You Page sehingga membuat namanya semakin dikenal di kalangan pengguna TikTok.

Noya juga sempat merilis lagu berjudul “Aku Dah Lupa” yang sempat ramai dibicarakan di media sosial.

Kontroversi Picu Beragam Reaksi

Viralnya video tersebut memicu berbagai reaksi dari warganet.

Sejumlah pengguna media sosial menilai kontroversi tersebut bertentangan dengan citra hijabers yang selama ini melekat pada Noya Naira.

Di sisi lain, beredar pula kabar bahwa Noya Naira dan Finazia disebut dicopot dari kerja sama sebagai brand ambassador sebuah produk hijab.

Sementara itu, Ibin yang juga muncul dalam video sempat memberikan klarifikasi bahwa rekaman yang beredar bukan video asli mereka dan diduga telah mengalami proses penyuntingan.

Dampak terhadap Popularitas

Kontroversi tersebut memberikan dampak langsung terhadap aktivitas Noya Naira di media sosial.

Jumlah pengikut Instagramnya memang meningkat dari sekitar 300 ribu menjadi lebih dari 310 ribu followers.

Namun di saat yang sama, muncul pula seruan unfollow dan kritik dari sebagian warganet.

Fenomena Whip Pink sendiri sempat menjadi perbincangan di Makassar karena efeknya yang dapat menimbulkan halusinasi, tawa berlebihan, hingga kehilangan keseimbangan.

Sejumlah pengamat media sosial menilai bahwa peluang untuk memulihkan citra masih terbuka jika klarifikasi disampaikan secara terbuka kepada publik.

Kasus ini sekaligus menjadi pengingat bahwa popularitas di media sosial dapat berubah dengan cepat ketika sebuah isu viral muncul di internet.