Performa perdana Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo di Piala Dunia 2026 langsung menjadi sorotan.

Perbedaan hasil pertandingan kedua megabintang itu kembali memicu perdebatan hangat mengenai status pemain terbaik sepanjang sejarah (GOAT).

>>> IHSG Diprediksi Sideways Cenderung Melemah Menanti RDG BI dan MSCI

Messi tampil gemilang saat Argentina menghadapi Aljazair di laga pembuka Grup I. Kapten timnas Argentina itu mencetak tiga gol yang membawa timnya menang telak 3-0.

Hat-trick tersebut menjadi yang pertama bagi pemain berusia 38 tahun itu sepanjang kariernya di Piala Dunia.

Aksi Messi menuai banyak pujian, dan rekaman golnya pun tersebar luas di media sosial.

Banyak penggemar menilai penampilannya sebagai bukti bahwa kualitas magisnya belum pudar. Messi juga menjadi motor serangan utama Argentina.

Nasib Berbeda untuk Cristiano Ronaldo

Situasi kontras dialami Cristiano Ronaldo. Portugal hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan RD Kongo di Grup K.

Portugal sempat unggul lewat gol Joao Neves, tetapi kebobolan sebelum laga usai. Ronaldo yang bermain penuh gagal mencetak gol.

Penyerang berusia 41 tahun itu kesulitan menembus pertahanan rapat lawan. Minimnya peluang membuat performanya disorot tajam.

>>> 16 Saham Cum Dividen 18 Juni 2026, Yield Tertinggi Capai 5%

Beberapa pengamat menilai permainan Portugal terlalu lambat dan kurang kreatif. Hasil ini menempatkan Ronaldo sebagai pusat pembicaraan.

Perdebatan GOAT di Media Sosial

Hasil pertandingan pertama kedua tim langsung memicu reaksi besar di media sosial. Pendukung masing-masing kubu saling beradu argumen.

Pendukung Messi membagikan statistik gemilang sang kapten. Mereka menekankan bahwa kemampuan menentukan kemenangan di usia senja adalah bukti kualitas terbaik.

Seorang pengguna dengan akun @The_RedsIndo memuji Messi yang tetap tampil hebat meski usianya sudah 38 tahun. Sementara itu, pendukung Ronaldo membela idolanya.

Akun @Madridista0826 menuding Bruno Fernandes tidak mengoper bola kepada Ronaldo. Mereka menganggap hasil imbang tidak bisa dibebankan sepenuhnya kepada sang kapten.

Namun, sejumlah penggemar netral mengingatkan bahwa turnamen masih panjang. Setiap tim masih punya kesempatan untuk mengubah jalannya persaingan.

Argentina selanjutnya akan menghadapi Austria dan Yordania. Sementara Portugal harus bersiap melawan Uzbekistan dan Kolombia untuk mengamankan tiket lolos.

>>> Enam Perusahaan Bidik Dana IPO Rp41 Triliun di Bursa Hong Kong

Persaingan Messi dan Ronaldo tampaknya tak akan pernah usai. Keduanya tetap menjadi pusat perhatian global dan telah menorehkan tinta emas dalam sejarah sepak bola.