Proses asesmen dapat mencakup peninjauan kesehatan anggota keluarga, jumlah tanggungan, serta beban ekonomi yang belum sepenuhnya tercermin dalam data awal.

Pemerintah juga membuka ruang pembaruan data apabila masyarakat merasa status desil yang tercatat tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Cara Cek Status Desil Bansos 2026

Melalui Situs Resmi

  1. Buka laman cekbansos.kemensos.go.id melalui browser.
  2. Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai KTP.
  3. Isi kode verifikasi yang muncul.
  4. Klik “Cari Data” untuk melihat hasil.

Sistem akan menampilkan informasi mengenai status desil dan jenis bantuan yang tercatat apabila terdaftar sebagai penerima.

Melalui Aplikasi Cek Bansos

  1. Unduh aplikasi Cek Bansos di perangkat Android atau iOS.
  2. Daftar menggunakan NIK, Nomor KK, alamat sesuai KTP, serta nomor kontak aktif.
  3. Unggah foto e-KTP dan swafoto untuk proses verifikasi.
  4. Masuk ke menu “Cek Bansos” atau “Profil” untuk melihat status.

Apabila hasil menunjukkan berada di desil 5 namun kondisi ekonomi masih membutuhkan bantuan, masyarakat dapat mengajukan pembaruan data melalui aplikasi atau berkoordinasi dengan pendamping sosial setempat. Dokumen pendukung seperti bukti pengeluaran atau kondisi ekonomi terkini dapat memperkuat proses verifikasi.

Fokus pada Kelompok Paling Rentan

Penyesuaian kebijakan bansos 2026 menegaskan upaya pemerintah memprioritaskan kelompok paling rentan dalam sistem DTSEN. Meski desil 5 tidak lagi menjadi prioritas utama PKH dan BPNT, kesempatan untuk mendapatkan bantuan tetap tersedia melalui mekanisme evaluasi lanjutan.

Pengecekan status secara berkala melalui saluran resmi dianjurkan agar masyarakat memahami posisi terbaru dalam sistem bansos yang terus diperbarui.