close ads x

Jadwal Imsakiyah Kota Makassar 2 Maret 2026 dan Waktu Sholat Hari Ini

Jadwal Imsakiyah Kota Makassar 2 Maret 2026 dan Waktu Sholat Hari Ini

masjid-akirEVarga/pixabay-

Jadwal imsakiyah Kota Makassar pada Senin, 2 Maret 2026, menjadi rujukan bagi umat Islam untuk memastikan batas akhir sahur, waktu imsak, serta masuknya Subuh. Data waktu salat juga membantu menentukan Maghrib sebagai penanda berbuka puasa.

Berdasarkan data resmi Kementerian Agama RI, imsak di Kota Makassar hari ini tercatat pukul 04.43 Wita. Adzan Subuh masuk pada pukul 04.53 Wita.



Waktu salat lainnya berlangsung pada Dzuhur pukul 12.18 Wita, Ashar pukul 15.22 Wita, Maghrib pukul 18.24 Wita, dan Isya pukul 19.32 Wita.

Pergerakan Waktu Sholat Makassar Sepanjang Maret 2026

Memasuki awal Maret 2026, jadwal imsak Makassar cenderung stabil di angka 04.43 Wita hingga pertengahan bulan. Namun, pada 16 Maret 2026, waktu imsak bergeser menjadi 04.42 Wita dan terus maju hingga 04.40 Wita pada akhir bulan.

Perubahan serupa terlihat pada waktu Maghrib yang bergeser lebih awal. Jika pada 1–2 Maret tercatat 18.24 Wita, pada 31 Maret 2026 Maghrib menjadi 18.11 Wita. Waktu Isya juga maju dari 19.33 Wita pada 1 Maret menjadi 19.20 Wita pada 31 Maret.


Berikut ringkasan jadwal penghujung Maret 2026:

  • 30 Maret 2026: Imsak 04.40 Wita, Subuh 04.50 Wita, Maghrib 18.12 Wita, Isya 19.20 Wita
  • 31 Maret 2026: Imsak 04.40 Wita, Subuh 04.50 Wita, Maghrib 18.11 Wita, Isya 19.20 Wita

Acuan Puasa Wajib dan Puasa Sunnah

Jadwal imsakiyah dibutuhkan bukan hanya saat Ramadhan, tetapi juga ketika menjalankan puasa sunnah seperti Senin-Kamis, ayyamul bidh, Arafah, maupun puasa Daud. Patokan imsak, Subuh, dan Maghrib membantu memastikan puasa dimulai serta diakhiri tepat waktu.

Imsak menjadi pengingat untuk bersiap mengakhiri makan dan minum sebelum Subuh. Sementara itu, Maghrib menandai waktu diperbolehkannya membatalkan puasa.

Hal yang Perlu Dijaga Saat Berpuasa

Puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga mengendalikan perilaku. Dalam praktik ibadah, ada sejumlah hal yang sering menjadi perhatian, termasuk perbuatan yang dapat mengurangi nilai puasa.

Salah satunya adalah kebiasaan berbohong. Meski tidak disebut sebagai pembatal puasa, tindakan tersebut dapat mengurangi pahala. Ada pula aktivitas seperti berenang yang kerap dibahas karena berisiko menyebabkan masuknya sesuatu ke dalam tubuh, sehingga ulama memiliki beberapa pandangan terkait hukumnya.

Kultum Singkat: Lailatul Qadar dan Makna Kebersamaan

Di bulan Ramadhan, umat Islam biasanya lebih giat mencari malam Lailatul Qadar, terutama pada 10 malam terakhir. Dalam Surah al-Qadr dijelaskan bahwa malam tersebut lebih baik daripada seribu bulan, sehingga menjadi momentum memperbanyak ibadah.

Selain itu, pengingat tentang manusia sebagai makhluk sosial menegaskan pentingnya saling bergantung dan tolong-menolong. Nilai tersebut kerap ditekankan agar ibadah puasa juga tercermin dalam sikap sehari-hari.

Doa Berbuka dan Rekomendasi Menu

Sahur merupakan amalan yang dianjurkan, sebagaimana keterangan hadits yang menganjurkan orang yang hendak berpuasa untuk bersahur. Saat waktu Maghrib tiba, umat Islam lazim membaca doa setelah membatalkan puasa.

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ العُرُوقُ وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللهُ

Latin: Allahumma laka shumtu wa bika aamantu wa ‘ala rizqika aftartu. Dzahaba-zh zama’u wabtalatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insyaa Allah.

Artinya: Ya Allah, kepada-Mu aku berpuasa dan dengan rezeki-Mu aku berbuka. Telah hilang rasa dahaga, urat-urat telah basah, dan pahala telah ditetapkan, insya Allah.

Untuk menu berbuka, pilihan takjil manis dan segar kerap disiapkan, termasuk variasi yang disukai anak. Sementara itu, menu bergizi seimbang seperti nasi merah, oatmeal, telur, kacang-kacangan, sayur, dan buah dapat membantu menjaga stamina agar tetap kuat menjalani puasa seharian.

Sumber:

BERITA TERKAIT

Berita Lainnya