Hal yang Perlu Dijaga Saat Berpuasa

Puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga mengendalikan perilaku. Dalam praktik ibadah, ada sejumlah hal yang sering menjadi perhatian, termasuk perbuatan yang dapat mengurangi nilai puasa.

Salah satunya adalah kebiasaan berbohong. Meski tidak disebut sebagai pembatal puasa, tindakan tersebut dapat mengurangi pahala. Ada pula aktivitas seperti berenang yang kerap dibahas karena berisiko menyebabkan masuknya sesuatu ke dalam tubuh, sehingga ulama memiliki beberapa pandangan terkait hukumnya.

Kultum Singkat: Lailatul Qadar dan Makna Kebersamaan

Di bulan Ramadhan, umat Islam biasanya lebih giat mencari malam Lailatul Qadar, terutama pada 10 malam terakhir. Dalam Surah al-Qadr dijelaskan bahwa malam tersebut lebih baik daripada seribu bulan, sehingga menjadi momentum memperbanyak ibadah.

Selain itu, pengingat tentang manusia sebagai makhluk sosial menegaskan pentingnya saling bergantung dan tolong-menolong. Nilai tersebut kerap ditekankan agar ibadah puasa juga tercermin dalam sikap sehari-hari.

Doa Berbuka dan Rekomendasi Menu

Sahur merupakan amalan yang dianjurkan, sebagaimana keterangan hadits yang menganjurkan orang yang hendak berpuasa untuk bersahur. Saat waktu Maghrib tiba, umat Islam lazim membaca doa setelah membatalkan puasa.

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ العُرُوقُ وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللهُ

Latin: Allahumma laka shumtu wa bika aamantu wa ‘ala rizqika aftartu. Dzahaba-zh zama’u wabtalatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insyaa Allah.

Artinya: Ya Allah, kepada-Mu aku berpuasa dan dengan rezeki-Mu aku berbuka. Telah hilang rasa dahaga, urat-urat telah basah, dan pahala telah ditetapkan, insya Allah.

Untuk menu berbuka, pilihan takjil manis dan segar kerap disiapkan, termasuk variasi yang disukai anak. Sementara itu, menu bergizi seimbang seperti nasi merah, oatmeal, telur, kacang-kacangan, sayur, dan buah dapat membantu menjaga stamina agar tetap kuat menjalani puasa seharian.