Wasuke berusaha memastikan Yuji tidak hidup sendirian, tetapi takdir yang telah dirancang Kenjaku membuat cucunya tetap terjerat dalam pusaran kutukan.

Konflik Emosional di Musim Ketiga

Di musim ketiga, beban emosional Yuji diperkirakan semakin berat ketika ia menyadari bahwa musuh terbesarnya memiliki hubungan darah dengannya. Fakta bahwa sosok yang seharusnya menjadi ibunya justru dalang penderitaannya menjadi ujian psikologis tersendiri.

Kisah Jin Itadori memperlihatkan bahwa dalam dunia Jujutsu Kaisen, kengerian tidak selalu hadir dalam wujud monster. Ia bisa muncul dari manipulasi, cinta buta, dan rencana panjang yang tersembunyi di balik hubungan keluarga.

Dengan pengungkapan ini, perjalanan Yuji tidak lagi sekadar pertarungan melawan kutukan, melainkan perjuangan memahami identitas dan takdir yang sejak awal telah ditentukan untuknya.