Jadwal Pencairan PKH dan BPNT Tahap 1 2026 Dimulai Ini Daftar Daerah dan Bank Penyalur
uang--
Pemerintah resmi memulai penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap pertama tahun 2026. Bantuan ini mencakup alokasi Januari hingga Maret dan disalurkan secara bertahap ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) milik Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Penyaluran tahun ini mengacu pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional sebagai basis utama untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Data tersebut membagi tingkat kesejahteraan masyarakat ke dalam sepuluh desil.
Penyaluran Dilakukan Bertahap
Pencairan tahap 1 tidak dilakukan serentak di seluruh Indonesia. Prosesnya menyesuaikan kesiapan sistem perbankan dan kondisi masing-masing daerah.
Hingga awal Februari 2026, wilayah Aceh dilaporkan menjadi salah satu daerah dengan penyaluran tercepat melalui Bank Syariah Indonesia. Sejumlah KPM menerima saldo BPNT hingga Rp600.000 dan komponen kesehatan PKH sekitar Rp750.000.
Sementara itu, penerima dengan KKS dari BRI, BNI, dan Mandiri diminta menunggu proses bertahap. Pada sistem, status pencairan telah berubah menjadi Standing Instruction yang menandakan perintah pemindahbukuan telah diterbitkan. Dalam kondisi normal, dana masuk dalam waktu satu hingga dua hari kerja setelah status aktif.
Aturan Penarikan Dana
Kementerian Sosial menetapkan dana yang telah masuk ke rekening KKS wajib digunakan atau ditarik maksimal 30 hari sejak pencairan.
Jika tidak ada aktivitas transaksi dalam periode tersebut, saldo berpotensi diblokir dan dikembalikan ke kas negara. KPM diimbau rutin mengecek saldo dan segera memanfaatkan bantuan sesuai kebutuhan.
Saat ini sekitar 1,2 juta KPM masih dalam daftar pencairan lanjutan. Penerima yang belum menerima bantuan disarankan memastikan status kepesertaan melalui pendamping sosial setempat.
Wilayah Prioritas Tahap Awal
Aceh
PKH menjangkau lebih dari 318 ribu keluarga, sedangkan BPNT untuk lebih dari 500 ribu keluarga. Wilayah ini menjadi prioritas awal karena terdampak bencana.
Sumatera Utara
Lebih dari 500 ribu keluarga menerima PKH dan hampir 900 ribu keluarga menerima BPNT, dengan total anggaran melebihi Rp500 miliar.
Sumatera Barat
Sekitar 188 ribu keluarga menerima PKH dan lebih dari 350 ribu keluarga menerima BPNT. Penyaluran dipercepat akibat kondisi hidrometeorologi di sejumlah daerah.
Rincian Bantuan yang Cair
PKH Tahap 1
- Ibu hamil dan balita: Rp3.000.000 per tahun.
- Siswa SD: Rp900.000 per tahun.
- Siswa SMP: Rp1.500.000 per tahun.
- Siswa SMA: Rp2.000.000 per tahun.
- Lansia dan disabilitas berat: Rp2.400.000 per tahun.
BPNT Tahap 1
Bantuan pangan non tunai sebesar Rp200.000 per bulan dicairkan sekaligus untuk tiga bulan, sehingga total yang diterima KPM mencapai Rp600.000.
Bantuan Pangan Tambahan
Pemerintah juga menyalurkan bantuan tambahan berupa beras dan minyak goreng Minyakita dua liter sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan keluarga penerima.
Penutup
Pencairan PKH dan BPNT tahap 1 tahun 2026 telah dimulai dan dilakukan bertahap melalui bank penyalur resmi. KPM diimbau memantau status bantuan secara berkala dan mematuhi ketentuan penarikan agar dana tidak terblokir.
Informasi resmi dari pemerintah dan pendamping sosial menjadi rujukan utama untuk memastikan bantuan diterima dan dimanfaatkan tepat waktu.