Bansos PKH 2026 Mulai Cair Januari Ini Jadwal dan Cara Cek Penerima
uang--
Pertanyaan mengenai jadwal pencairan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) tahun 2026 semakin banyak dibicarakan masyarakat.
Warga ingin memastikan kapan bantuan tersebut mulai disalurkan serta apakah nama mereka masih tercatat sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Jadwal Pencairan PKH 2026
Penyaluran PKH tahun 2026 direncanakan tetap menggunakan pola empat tahap dalam satu tahun.
Tahap pertama berlangsung pada Januari hingga Maret 2026. Selanjutnya tahap kedua dijadwalkan April sampai Juni, tahap ketiga Juli hingga September, dan tahap keempat Oktober sampai Desember.
Apabila status kepesertaan tidak lagi aktif, bantuan tidak akan diterima pada periode berikutnya. Karena itu, masyarakat dianjurkan melakukan pengecekan secara berkala.
Cara Cek Status Penerima PKH
Pemeriksaan dapat dilakukan melalui laman resmi Kementerian Sosial dengan langkah sebagai berikut:
- Akses situs cekbansos.kemensos.go.id melalui peramban.
- Isi data wilayah tempat tinggal mulai dari provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa atau kelurahan.
- Masukkan nama lengkap sesuai e-KTP tanpa singkatan.
- Ketik kode verifikasi yang muncul di layar.
- Klik tombol “Cari Data” untuk melihat hasil pencarian.
Sistem akan menampilkan informasi apakah data yang dimasukkan terdaftar sebagai penerima bantuan sosial atau tidak.
Ciri Status Kepesertaan Masih Aktif
Jika masih terdaftar sebagai penerima manfaat, data akan muncul dalam bentuk tabel yang memuat profil lengkap.
Beberapa tanda kepesertaan aktif antara lain:
- Nama, usia, dan alamat sesuai dengan identitas pada KTP.
- Pada kolom jenis bantuan seperti PKH, BPNT, atau PBI-JK tertera keterangan “YA”.
- Terdapat peran dalam keluarga, misalnya kepala keluarga, pengurus, atau anggota.
- Terlihat periode pencairan terakhir atau status seperti “Proses Bank Himbara/PT Pos”.
Apabila muncul notifikasi “Tidak Terdapat Peserta/PM”, artinya data tersebut belum atau tidak tercatat sebagai penerima bantuan sosial.
Rincian Besaran Bantuan PKH 2026
Program PKH tetap difokuskan untuk mendukung kebutuhan pendidikan dan kesehatan keluarga kurang mampu dengan nominal berbeda sesuai kategori.
Komponen Kesehatan
- Ibu hamil dan anak usia dini menerima Rp3.000.000 per tahun atau Rp750.000 setiap tahap.
- Lansia serta penyandang disabilitas berat memperoleh Rp2.400.000 per tahun.
Komponen Pendidikan
- Siswa sekolah dasar mendapatkan Rp900.000 per tahun.
- Siswa sekolah menengah atas menerima Rp2.000.000 per tahun.
Untuk korban pelanggaran HAM berat, bantuan yang diberikan mencapai Rp10.800.000 per tahun.
BPNT Tetap Disalurkan
Selain PKH, pemerintah juga melanjutkan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) pada 2026.
Setiap tahap, KPM menerima saldo elektronik sebesar Rp200.000 melalui rekening Bank Himbara yang dapat dicairkan melalui ATM atau Kantor Pos untuk memenuhi kebutuhan bahan pangan pokok.
Di sejumlah wilayah, pencairan bantuan kerap dilakukan secara rapel sesuai kebijakan setempat.
Kesimpulan
PKH 2026 dijadwalkan mulai cair pada Januari hingga Maret untuk tahap pertama dan berlangsung empat kali dalam setahun.
Masyarakat disarankan rutin mengecek status kepesertaan melalui laman resmi agar tidak tertinggal informasi pencairan bantuan sosial sepanjang tahun 2026.