Khotbah Jumat Minggu Kedua Ramadhan 27 Februari 2026 Ajak Umat Memohon Kelapangan Rezeki
masjid-pixabay-
Khutbah Jumat pada minggu kedua Ramadan 1447 H yang bertepatan dengan 27 Februari 2026 menjadi saat yang tepat untuk memperdalam ketakwaan sekaligus memperbanyak doa kepada Allah SWT.
Memasuki fase pertengahan Ramadan, umat Islam tidak hanya dituntut menahan lapar dan dahaga, tetapi juga memperkuat kesungguhan ibadah agar meraih rahmat, ampunan, dan pembebasan dari api neraka.
Khotbah Pertama
Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, segala puji bagi Allah SWT yang masih memberikan kesempatan kepada kita untuk menikmati ibadah di bulan suci Ramadan, bulan yang penuh keberkahan dan limpahan karunia.
Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, kepada keluarga, sahabat, dan seluruh umatnya hingga akhir zaman.
Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah, hari ini kita telah berada di minggu kedua Ramadan. Waktu berjalan cepat, dan setiap detiknya adalah peluang untuk memperbanyak amal saleh.
Rasulullah SAW bersabda:
“Barangsiapa berpuasa Ramadan dengan penuh iman dan mengharap ridha Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Hadis ini menegaskan bahwa Ramadan adalah pintu ampunan. Karena itu, puasa tidak cukup hanya menahan diri dari makan dan minum, tetapi juga menjaga lisan, menahan amarah, serta menjauhi perbuatan yang merusak nilai ibadah.
Jamaah yang dirahmati Allah, sepuluh hari pertama Ramadan adalah rahmat, sepuluh hari kedua adalah ampunan, dan sepuluh hari terakhir adalah pembebasan dari api neraka.
Kini kita berada di fase ampunan. Perbanyaklah istighfar, perbanyak membaca Al-Qur’an, hidupkan malam dengan shalat, dan ringankan tangan untuk bersedekah.
Di antara doa yang patut kita panjatkan pada pekan ini adalah memohon kelapangan rezeki. Rezeki bukan semata harta, melainkan kesehatan, ketenangan hati, keluarga yang harmonis, dan keberkahan dalam setiap usaha.
Dengan hati yang bersih dan ibadah yang sungguh-sungguh, kita berharap Allah SWT meluaskan pintu rezeki yang halal serta menjauhkan kita dari kesempitan hidup akibat kelalaian dan dosa.
Baca juga: Kementan Salurkan 1,7 Ton Cabai ke Pasar Induk Kramat Jati Saat Harga Tembus Rp120 Ribu