Kasus dugaan kebocoran foto visum milik selebgram asal Makassar, Nira alias NR (19), kembali mencuat ke publik. Ia bersama keluarga menuntut pertanggungjawaban RS Bhayangkara Makassar atas beredarnya foto area intim yang seharusnya bersifat rahasia.

Persoalan ini bahkan berujung pada aksi demonstrasi di Mapolda Sulawesi Selatan, Kamis (12/2/2026), sebagai bentuk desakan agar hak privasi pasien ditegakkan.

Awal Mula Laporan dan Proses Visum

Ibu NR, Sri Rahayu Usmi, mengungkapkan peristiwa bermula pada 1 Agustus 2025 saat dirinya melaporkan mantan suami NR berinisial CD atas dugaan tindak pidana kekerasan seksual. Setelah laporan dibuat, kepolisian mengarahkan korban untuk menjalani visum di RS Bhayangkara Makassar.

Dalam proses pemeriksaan, pihak keluarga mempertanyakan alasan pengambilan foto pada bagian sensitif tubuh korban. Menurut keterangan keluarga, tenaga medis saat itu memastikan dokumentasi tersebut tidak akan tersebar.

Namun beberapa hari kemudian, foto visum tersebut beredar luas di media sosial disertai narasi dan rumor yang dinilai menyudutkan korban.

Dugaan Kebocoran dan Tuntutan Keluarga

Pihak keluarga menduga foto tersebut diambil oleh salah satu petugas yang berada di ruang visum. Saat pemeriksaan, disebutkan terdapat tiga hingga empat orang di ruangan, termasuk seorang dokter dan beberapa petugas lainnya.

Keluarga juga menduga adanya keterkaitan pihak tertentu karena inisial “NR” yang beredar di rumor disebut sebagai panggilan khusus yang sebelumnya digunakan oleh mantan suami korban.

Kuasa hukum NR, Herman Nompo, menilai kasus ini seharusnya dapat segera diungkap karena daftar petugas yang bertugas saat itu bisa ditelusuri. Ia menegaskan pihak rumah sakit harus bertanggung jawab atas dugaan kebocoran data medis tersebut.

Jika tidak ada perkembangan, pihak korban menyatakan akan menempuh langkah hukum lanjutan, baik secara pidana maupun perdata.