Ammar Zoni Mantan Suami Irish Bella Diduga jadi Dalang Peredaran Tembakau Sintetis dan Narkoba di Pondok Rutan Salemba
Namun, dengan munculnya kasus baru ini, rencana pembebasannya kini dipertanyakan. Jika terbukti bersalah dalam kasus peredaran narkoba dari dalam rutan, bukan tidak mungkin Ammar Zoni harus menghadapi tuntutan tambahan yang bisa memperpanjang masa hukumannya—atau bahkan menghadapi vonis yang jauh lebih berat.
Refleksi: Keamanan Lapas dan Ancaman Narkoba di Balik Jeruji
Kasus Ammar Zoni bukan yang pertama kali mengungkap praktik peredaran narkoba di dalam lapas. Sebelumnya, sejumlah kasus serupa telah terungkap di berbagai rutan di Indonesia, menunjukkan bahwa sistem pengawasan masih memiliki celah yang bisa dimanfaatkan oleh oknum tak bertanggung jawab.
Pakar hukum pidana dari Universitas Indonesia, Dr. Lina Mardiana, mengatakan bahwa keberadaan ponsel ilegal dan aplikasi komunikasi terenkripsi di dalam rutan merupakan indikator lemahnya pengawasan internal. “Ini bukan hanya soal individu, tapi sistem. Jika narkoba bisa masuk dan diedarkan secara sistematis, artinya ada kegagalan struktural dalam manajemen lapas,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemerintah perlu segera memperkuat pengawasan elektronik, memperketat penggeledahan, serta meningkatkan integritas petugas lapas untuk mencegah praktik semacam ini berulang.
Masyarakat Menunggu Keadilan
Publik kini menunggu proses hukum yang transparan dan adil. Sebagai figur publik, Ammar Zoni tentu memiliki pengaruh besar, terutama di kalangan generasi muda. Jika terbukti bersalah, kasus ini bisa menjadi pelajaran berharga tentang bahaya narkoba—bahkan di balik jeruji besi sekalipun.
Namun, jika ada unsur ketidakadilan atau rekayasa dalam kasus ini, maka sistem peradilan harus mampu membersihkan nama baiknya tanpa tekanan publik atau media.
Yang jelas, kasus ini menjadi pengingat bahwa narkoba tidak mengenal tempat—bahkan di balik tembok tebal rutan sekalipun. Dan selama celah masih ada, jaringan gelap akan terus mencari cara untuk mengalirkan racun ke dalam masyarakat, termasuk dari dalam penjara.
Update Terbaru
Tiga Peserta Latsarmil KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Program Dihentikan
Jumat / 26-06-2026, 01:14 WIB
KPK Geledah BPK Sumsel, Dokumen Perubahan Opini WDP ke WTP Disita
Jumat / 26-06-2026, 01:14 WIB
Cara Cerdas Memilih Aplikasi Game Penghasil Saldo DANA Terpercaya di 2026
Jumat / 26-06-2026, 01:11 WIB
3 Kendala Utama Pencairan Dana Bansos PKH BPNT 2026 dan Cara Mengatasinya
Jumat / 26-06-2026, 01:11 WIB
Rumah BUMN SIG Catat Transaksi Rp6,9 Miliar, Dampingi 580 UMKM
Jumat / 26-06-2026, 00:55 WIB
Jokowi Tak Akan Ungkap Sosok 'Orang Kuat' di Balik Roy Suryo dan Dokter Tifa
Jumat / 26-06-2026, 00:51 WIB
Mantan Ketua BEM UGM Tiyo Buka Suara soal Banjir Laporan ke Polisi
Jumat / 26-06-2026, 00:50 WIB
Menteri ESDM Bahlil Kesal PLN Terlambat Antisipasi Pasokan Batu Bara
Jumat / 26-06-2026, 00:50 WIB
John Byrne Kembali ke X-Men dengan Seri Novel Grafis Elsewhen
Jumat / 26-06-2026, 00:49 WIB
One Piece dan G2 Esports Rilis Koleksi Streetwear Gear 5 Edisi Terbatas
Jumat / 26-06-2026, 00:49 WIB
GMC Sierra 2027 Hadir dengan Mesin V8 Baru dan Layar Raksasa 60 Inci
Jumat / 26-06-2026, 00:49 WIB
Waktu Minum Obat Hipertensi: Pagi atau Malam? Ini Kata Dokter
Jumat / 26-06-2026, 00:49 WIB
Komunitas Abad ke-7 di Gua Spanyol Terisolasi 500 Tahun, Ditemukan Jejak Kekerasan dan Cacar
Jumat / 26-06-2026, 00:48 WIB
DJI Osmo Pocket 4P vs Insta360 Luna Ultra: Pertarungan Kamera Saku
Jumat / 26-06-2026, 00:47 WIB






