PSI: Tudingan Ijazah Palsu Jokowi Tak Masuk Akal, Partai Besar Tak Mungkin Meloloskan Tanpa Ijazah
Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dedy Nur Palakka, menilai tudingan mengenai ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) tidak masuk akal jika melihat proses politik yang telah dilalui Jokowi sejak awal kariernya.
Menurut Dedy, Jokowi telah berkali-kali mengikuti kontestasi politik melalui jalur resmi dan diusung partai besar sekelas PDIP tanpa pernah dipersoalkan dokumen pendidikannya ketika proses pencalonan berlangsung.
>>> AS Dukung Hak Pakistan untuk Bela Diri Setelah Serangan Udara di Afghanistan
"Padahal semua orang tahu yang mengusulkan orang tersebut adalah partai besar dan terkemuka di Indonesia. Mana mungkin sebuah partai besar bisa meloloskan orang yang nggak punya ijazah?"
katanya.
"Aneh saja itu partai kalau meloloskan orang yang nggak punya ijazah bisa tampil jadi wali kota, gubernur, bahkan presiden dua periode," lanjut dia.
Ia juga mengingatkan bahwa saat Jokowi mendaftarkan diri sebagai calon kepala daerah maupun calon presiden, tidak ada pihak yang mengajukan keberatan kepada penyelenggara pemilu.
"Dulu nggak ada yang bikin laporan ke KPU atau Bawaslu. Sekarang ramai-ramai menuding ijazah beliau palsu," kata Dedy.
Menurutnya, polemik yang kembali diangkat belakangan ini lebih dipicu rasa tidak suka terhadap sosok Jokowi dibanding persoalan substansi.
Dedy bahkan menyebut kejengkelan sebagian pihak kepada Jokowi telah melampaui batas. "Kejengkelan pada sosok beliau ini sudah sampai bikin banyak orang sakit jiwa.
>>> Restoran Apung The Dive di Danau Winnipesaukee Ludes Terbakar
Padahal beliau ini sudah menjalankan tugas-tugas konstitusionalnya dengan rating paling tinggi yang pernah dilihat oleh bangsa ini," ujarnya.
Ia pun meminta publik lebih objektif dalam menilai Jokowi berdasarkan rekam jejak kepemimpinannya. "Mungkin Anda nggak suka sama sosok ini secara personal.
Update Terbaru
Rekapitulasi Lengkap Rating TV per Senin, 27 Juli 2026 Top 10 Program Terpopuler yang Memimpin Layar Kaca Nasional
Senin / 27-07-2026, 10:16 WIB
Jadwal Bioskop Trans TV 28 Juli - 2 Agustus 2026
Senin / 27-07-2026, 10:15 WIB
270 Pelajar Indonesia Simulasikan Sidang PBB untuk Hadapi Krisis Global Lewat Diplomasi
Senin / 27-07-2026, 10:08 WIB
Pembeli Pertalite Wajib Lunas Pajak Kendaraan, Jambi Ikuti Jejak NTT
Senin / 27-07-2026, 10:08 WIB
Survei Ungkap Tingkat Kepercayaan Akhirat di Asia, Indonesia Peringkat 7
Senin / 27-07-2026, 10:08 WIB
Pemprov Jabar Segera Rekonstruksi 51 Rumah Adat di Kasepuhan Ciptamulya Pasca Kebakaran
Senin / 27-07-2026, 10:08 WIB
Popularitas Anies Baswedan Dinilai Bisa Dongkrak Suara Partai Gerakan Rakyat di Pemilu 2029
Senin / 27-07-2026, 10:08 WIB
Pesona Selena Gomez di Usia 34: Liburan Romantis di Laut Italia dengan Bikini Biru
Senin / 27-07-2026, 10:08 WIB
Baca Nano Machine Chapter 318 Bahasa Indonesia Spoiler English raw, Mode Serius!
Senin / 27-07-2026, 10:00 WIB
Sinopsis RoboCop (2014) di Bioskop Trans TV Hari ini 27 Juli 2026
Senin / 27-07-2026, 09:50 WIB
Sinopsis The Marksman Film di Bioskop Trans TV Hari ini 27 Juli 2026
Senin / 27-07-2026, 09:46 WIB
Objek Misterius Seukuran Jupiter Ditemukan Mengorbit Bintang Katai Coklat
Senin / 27-07-2026, 09:42 WIB







