Microsoft dikabarkan telah meningkatkan performa File Explorer di Windows 11 saat menghapus file berukuran besar.

Perbaikan ini dikonfirmasi oleh Microsoft dan berlaku pada kondisi tertentu, terutama untuk file yang mengalami fragmentasi.

>>> Resmi Bergabung dengan MCU, Ryan Gosling Siap Memerankan Johnny Blaze dalam Film 'Ghost Rider' yang Disutradarai Shawn Levy

Bagi pengguna yang sering bekerja dengan file besar, perbedaan kecepatan ini dipastikan akan cukup terasa.

Penyebab Lambatnya Penghapusan File

Masalah utama bukan pada ukuran file, melainkan fragmentasi.

Ketika drive mulai penuh, Windows tidak bisa menyimpan file secara utuh dalam satu lokasi.

File tersebut dipecah menjadi ribuan bagian kecil yang tersebar di berbagai lokasi penyimpanan.

Saat dihapus, sistem harus menghapus setiap fragmen satu per satu.

>>> BI dan Pemprov Sumut Perkuat Sinergi Lewat Kreatif Sumut 2026

Hal ini paling terasa pada hard disk (HDD), namun SSD juga terkena dampak karena sistem file NTFS harus memperbarui metadata setiap fragmen.

Dengan perubahan terbaru, Microsoft mengoptimalkan proses tersebut sehingga File Explorer tidak lagi membutuhkan waktu lama untuk menghapus satu file besar.

Perubahan ini sudah mulai diterapkan ke Windows 11 Insider Build 26300.8935.

Bagi pengguna SSD, peningkatan mungkin tidak terlalu terasa.

>>> Peringati Hari Anak Nasional, Pertamina Ajak Generasi Muda Jadi Green Warriors Penyelamat Bumi

Namun, bagi yang masih aktif menyimpan data di HDD, peningkatan ini sangat dibutuhkan, terutama saat membersihkan banyak file tidak terpakai.