"Siapa pun yang masuk ke sana bersama saya tahu itu akan menjadi pertarungan yang sulit," katanya, mengutip kemenangan atas prospek seperti Sean Strickland dan Miguel Baeza.

Mengenai umur panjang kariernya, Ponzinibbio berkata, "Kamu bisa mencoba merencanakan semuanya di kepala, tapi kenyataannya kamu harus menjalani hari demi hari."

Ia sadar akan pertimbangan pensiun, namun fokus bertarung selama masih mampu.

"Sampai hari ini, saya merasa hebat, dan saya ingin terus bertanding," ujarnya. Meski usia dan hasil akhir-akhir ini, gairahnya terhadap olahraga mendorongnya menerima setiap tawaran pertarungan.

"Itu naluri saya. Saya suka bertarung.

Syukurlah, saya tidak perlu bertarung lagi. Jika saya ingin berhenti, saya bisa berhenti.

Ini bukan soal uang; ini hanya tentang apa yang saya cintai," katanya.

Sam Patterson datang ke pertarungan ini setelah kalah dari Michael Page yang mengakhiri rentetan empat kemenangan finis ronde pertama.

>>> Steve Erceg Hadapi Ramazanbek Temirov di UFC Fight Night 282 Abu Dhabi

Ponzinibbio mengakui kemampuan submission dan kekuatan knockout Patterson, namun percaya level lawan yang dihadapi Patterson lebih rendah.