Zulhas mengkritik kebijakan masa lampau yang memanjakan impor hingga menyebabkan petani kehilangan nilai ekonomi, terpaksa melepas lahan, dan turun kasta menjadi buruh tani.

Melalui forum KUII VIII ini, ia mengajak seluruh umat Islam untuk turut memikirkan persoalan mendasar yang dihadapi petani dan nelayan agar kedaulatan benar-benar terwujud di akar rumput.

Tak hanya berhenti pada urusan perut, pemerintah kini membidik kedaulatan energi nasional yang bahan bakunya bersumber dari hasil pertanian (biofuel).

"Sekarang kita bergerak ke energi. Solar sudah, habis ini bensin kita akan buat E10 dulu secara bertahap.

Etanol itu bisa dari singkong, jagung, atau tebu.

>>> Dewa United Resmi Tunjuk Osmar Loss sebagai Pelatih Kepala

Ketahanan pangan dan energi harus betul-betul kita pastikan agar bangsa ini berdiri di atas kaki sendiri," ucap Zulhas.