2 WNA Belanda Dideportasi karena Diskriminasi di Klub Lari Bali

Departemen Imigrasi Bali menjatuhkan sanksi larangan masuk ke Indonesia terhadap dua warga negara asing (WNA) asal Belanda.
Keduanya dideportasi dan dicekal setelah acara klub lari yang mereka selenggarakan viral karena dugaan diskriminasi terhadap warga lokal.
>>> Fenomena Warga Swiss Tinggalkan Gereja Demi Bebas Pajak Gereja
Komunitas bernama "Entourage Bali" menjadi sorotan setelah warga lokal mengeluhkan sistem penyaringan yang bias saat ingin bergabung.
Kronologi Diskriminasi
Seorang wanita Indonesia membagikan pengalamannya saat mendaftar ke komunitas tersebut.
Pengajuannya ditahan dengan alasan "harus ditinjau terlebih dahulu", sementara suaminya yang menggunakan nama dan nomor telepon Barat langsung diterima.
Direktur Jenderal Imigrasi Bali, Hendarsam Marantoko, mengutuk keras acara tersebut dan menginstruksikan tim untuk memeriksa penyelenggara.
Dua pria Belanda berinisial JAS (35) dan HQV (37) bertanggung jawab atas acara tersebut.
Mereka telah meninggalkan Bali menuju Singapura sebelum tindakan fisik dilakukan, namun paspor mereka masuk daftar hitam.
>>> Sunscreen Scarlett Water Based: Pilihan Ringan dan Cepat Meresap
Tanggapan Klub Lari
Pihak Entourage Bali merilis pernyataan maaf terbuka dan membantah tuduhan rasisme.
Mereka mengklaim warga Indonesia merupakan kelompok peserta terbesar, mewakili hampir 25 persen dari total penjualan tiket acara silent disco run.
Namun, mereka mengakui adanya kesalahan fatal pada sistem digital yang menyebabkan beberapa nomor +62 ditolak secara tidak benar.
Entourage Bali menyatakan menghentikan seluruh aktivitas dan operasional acara untuk sementara waktu dan berjanji melakukan evaluasi total.
Anggota DPD Bali, Niluh Djelantik, menegaskan bahwa ruang publik Bali tidak boleh dieksploitasi dengan cara mendiskriminasi masyarakatnya sendiri.
Kasus ini menjadi sinyal keras bahwa imigrasi Bali melakukan tindakan terhadap WNA yang menyalahgunakan visa liburan untuk bekerja ilegal.
>>> Apa Saja Zodiak yang Termasuk dalam Elemen Api? Ini Daftar dan Karakteristiknya
Pemerintah asing, termasuk situs Smartraveller Australia, memperbarui imbauan perjalanan untuk memahami ketentuan visa dengan baik.
Update Terbaru
Sahabat Nolan Wells Bantah Terlibat dalam Kematiannya
Sabtu / 25-07-2026, 17:36 WIB
Jim Carrey Berduka atas Kepergian Sutradara 'The Mask' Chuck Russell
Sabtu / 25-07-2026, 17:36 WIB
BULOG Serap 3,5 Juta Ton Beras Petani, Optimistis Capai Target Swasembada
Sabtu / 25-07-2026, 17:35 WIB
10 Hidangan Terbaik di Dunia 2025/2026, Sate Kambing Indonesia Peringkat 4
Sabtu / 25-07-2026, 17:35 WIB
Tes Komputer dan Soal Akademik Seleksi Akpol 2026 Berstandar Olimpiade
Sabtu / 25-07-2026, 17:35 WIB
Bintang Piala Dunia Cristian Volpato Ditangkap Polisi karena Diduga Positif Kokain
Sabtu / 25-07-2026, 17:35 WIB
Cara Menghapus Jejak Digital dan Mencegah Penguntitan Siber Setelah Putus
Sabtu / 25-07-2026, 17:35 WIB
Xiaomi 18 Pro Siap Debut Global, Tantang Samsung Galaxy dan iPhone
Sabtu / 25-07-2026, 17:35 WIB
Atap Stadion Pakansari Diperbaiki Usai Angin Puting Beliung, Siap Gelar Laga Timnas Indonesia
Sabtu / 25-07-2026, 17:32 WIB
Liverpool Incar Maghnes Akliouche sebagai Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola
Sabtu / 25-07-2026, 17:31 WIB
UNIS Siap Rilis Mini Album Debut Jepang 'UNI☆Sparkle!'
Sabtu / 25-07-2026, 17:31 WIB
Jadwal Rilis K-Pop Pekan Ini: Jennie, HYOLYN, fromis_9, dan Lainnya
Sabtu / 25-07-2026, 17:31 WIB
Alphard Terobos Jalan di HI Ternyata Polisi, Polda Jabar Minta Maaf
Sabtu / 25-07-2026, 17:31 WIB
STY Akui Persija Belum Sempurna Jelang Lawan Persebaya
Sabtu / 25-07-2026, 17:31 WIB







