4. Daging Domba

Masyarakat Yunani Kuno tidak setiap hari makan daging. Daging domba menjadi pilihan paling umum karena lebih mudah dipelihara dibanding sapi.

>>> Hasil China Open: Fajar/Fikri Balas Dendam, Lolos ke Semifinal

Selain sebagai sumber pangan, domba juga bernilai tinggi karena menghasilkan wol dan susu. Daging biasanya dikonsumsi saat upacara keagamaan atau persembahan kepada dewa.

5. Ikan

Meski The Odyssey lebih sering menggambarkan pahlawan menyantap daging, ikan justru menjadi salah satu sumber protein utama masyarakat Yunani Kuno.

Hidup di wilayah pesisir membuat ikan mudah diperoleh semua kalangan, sehingga menjadi makanan yang lebih merakyat dibanding daging sapi atau domba.

Para ahli menilai absennya ikan dalam banyak adegan The Odyssey lebih disebabkan kebutuhan sastra untuk menggambarkan tokoh sebagai sosok luar biasa.

6. Buah Ara

Buah ara termasuk salah satu buah paling populer di Yunani Kuno. Selain dimakan segar, buah ini juga dikeringkan agar dapat disimpan lebih lama.

Buah ara kering sering dibentuk menjadi semacam kue dan disajikan sebagai hidangan penutup.

Getah pohon ara dimanfaatkan untuk membantu proses pembuatan keju, dan daunnya digunakan untuk membungkus ikan atau daging sebelum dimasak.

7. Madu

Sebelum gula dikenal luas, madu menjadi pemanis utama masyarakat Yunani Kuno. Madu dicampurkan ke dalam makanan, minuman, obat-obatan, bahkan anggur.

>>> Cara Beli Tiket Latihan Pestapora Makassar dan Dapat Promo BRImo

Para pemburu madu mengambilnya dari sarang lebah liar maupun budidaya dengan bantuan asap. Madu dari Gunung Hymettus menjadi salah satu yang paling bernilai karena aroma khas thyme.