"Saya rasa itu adalah cara saya menunjukkan rasa terima kasih kepada Nintendo atas semua dukungan yang saya terima selama bertahun-tahun."

Perjuangan Melawan Kanker dan Dukungan Nintendo

Tsunku juga merefleksikan salah satu periode tersulit dalam hidupnya.

Pada 2014, saat mengerjakan Rhythm Heaven Megamix, ia didiagnosis menderita kanker laring dan kemudian menjalani operasi pengangkatan pita suara.

Menurut sang produser, komitmen Nintendo untuk menyelesaikan game tersebut memberinya harapan selama perawatan.

"Fakta bahwa Nintendo tidak pernah menghentikan pengembangan dan terus mengerjakan game menjelang perilisannya menjadi salah satu mercusuar harapan saya," ungkapnya.

Ia juga memberikan penghormatan kepada mantan presiden Nintendo, Satoru Iwata, setelah mengetahui bahwa mereka berjuang melawan penyakit serius di waktu yang hampir bersamaan.

Mengenang pengembangan Rhythm Heaven Groove, Tsunku mencatat bahwa game tersebut diselesaikan selama pandemi COVID-19 dan ketidakpastian ekonomi global.

Ia menambahkan bahwa meskipun para kreator asli kini sudah "semua paman," proyek ini juga mendapat manfaat dari pengembang Nintendo yang lebih muda yang tumbuh dengan memainkan seri ini sebagai anak-anak.

>>> The First Descendant: 10 Pemain Diblokir, 378 Kena Sanksi dalam Razia Anti-Cheat

Hal ini menyoroti bagaimana waralaba tersebut telah menghubungkan beberapa generasi pemain.