Inul Daratista Blak-blakan Tagih Tunggakan Miliaran Rupiah dari Stasiun TV, Netizen: Sudah Saatnya Hak Pekerja Seni Dilindungi!
Ukuran Teks
Harapan Tipis dan Sindiran Khas Inul yang Mengena
Selain di kolom keterangan utama, Inul juga menyisipkan keluhannya terkait beberapa acara televisi yang pernah dibintanginya. Ia menyadari bahwa menagih utang kepada korporasi media bukanlah hal yang mudah, namun ia tetap menaruh sedikit harapan bahwa tekanan publik dapat memberikan hasil.
"Hehe ikutan ah, kali karena malu tiba-tiba terus dibayar, ya kali. Mayan sik em-eman rek," ungkapnya dengan gaya bahasa khas Jawa Timuran yang akrab dan renyah, namun sarat akan makna sindiran. Kalimat ini menggambarkan betapa sulitnya proses penagihan yang ia alami, hingga ia harus mengandalkan rasa "malu" pihak debitur sebagai satu-satunya harapan pembayaran.
Reaksi Warganet: Dari Dukungan Hukum hingga Curhat Senasib
Unggahan Inul Daratista seketika menjadi bahan perbincangan hangat di berbagai platform media sosial. Kolom komentarnya dibanjiri oleh dukungan, validasi pengalaman, hingga analisis hukum dari para pengikutnya.
Akun @isdadahlia, misalnya, mengenang masa kejayaan industri hiburan di mana hak artis lebih dihargai. "Paling bener tuh jaman dulu, pulang bawa uang ya ndo' (Nduk), paling lama seminggu," tulisnya, menyiratkan bahwa sistem pembayaran yang lambat adalah fenomena baru yang merugikan.
Dari sudut pandang hukum, akun @marcelradhival1 memberikan pencerahan yang penting. Ia mengutip Pasal 310 ayat 3 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), yang menyatakan bahwa menyampaikan fakta untuk kepentingan umum tidak dapat dipidanakan. "Terima kasih infornya, Mbak @inul.d. Jadi kalau ada undangan dari stasiun TV berinisial ****, minta prioritas pembayaran di awal saja berarti," saran praktis yang langsung diamini oleh banyak artis muda.
Validasi yang paling kuat datang dari akun @fitri_tamara, yang membagikan pengalaman serupa. "Oalah, ternyata **** gitu toh. Dulu Fitri juga pernah, Bun. Pesbukers 3x sama Mahabaratha gak dibayar sampai lupa. Karena Bunda bikin status begini, keinget lagi aku, Bun, kalau ternyata pernah gak dibayar," curhatnya. Pengakuan ini memperkuat narasi bahwa masalah tunggakan pembayaran di industri televisi bukanlah kasus terisolasi, melainkan masalah sistemik yang telah berlangsung lama.
Editor: Hasyim Wijaya
Update Terbaru
Inspirasi Nama Bayi Perempuan Bahasa Jawa yang Anggun dan Penuh Makna
Jumat / 24-07-2026, 16:24 WIB
Cara Cek Penerima Bansos PKH dan BPNT Juli 2026, Lengkap dengan Jadwal Pencairan
Jumat / 24-07-2026, 16:24 WIB
KFA Jatuhi Sanksi Berat, Shin Tae-yong Dilarang Melatih 10 Tahun di Korea Selatan
Jumat / 24-07-2026, 16:24 WIB
Prabowo: PDIP Sebenarnya Hatinya Sama dengan Pemerintah
Jumat / 24-07-2026, 16:22 WIB
Bukan Cedera, Ini Alasan Debut Mariano Peralta Bersama Persib Tertunda
Jumat / 24-07-2026, 16:22 WIB
Daftar Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026 Resmi Dirilis
Jumat / 24-07-2026, 16:22 WIB
Sammy Notaslimboy Kritik Prabowo: Kuasai APBN Defisit, Malah Nuduh Londo Ireng
Jumat / 24-07-2026, 16:22 WIB
Jaksa Agung Pastikan Kasus Febrie Adriansyah Tetap Jalan, Tim 9 Masih Pimpin Pengusutan
Jumat / 24-07-2026, 16:22 WIB
BEI Awasi Saham ALKA yang Melonjak 25% dalam Sehari
Jumat / 24-07-2026, 16:21 WIB
Prabowo Tegaskan Dukungan Kemerdekaan Palestina Harga Mati
Jumat / 24-07-2026, 16:21 WIB
Prabowo Klaim Hemat Anggaran Rp300 Triliun, Dana Dialihkan ke Program MBG
Jumat / 24-07-2026, 16:19 WIB
Iran Kecam Rencana Trump Gunakan Aset Beku untuk Bayar Kerugian Selat Hormuz
Jumat / 24-07-2026, 16:19 WIB
Samsung Masih Raja HP Lipat, Apple Langsung Tempel Ketat
Jumat / 24-07-2026, 16:19 WIB
Pekan Box Office Jepang: Kingdom ke-5 Puncaki Tangga, Film Anime You, Fireworks, and Our Promise di #5
Jumat / 24-07-2026, 16:15 WIB







