Respon Cepat TNI-Polri: 9 Terduga Pelaku, 4 Telah Ditangkap

Menanggapi tewasnya seorang prajurit, aparat gabungan bergerak cepat. Tim yang terdiri dari Korem 052/Wijayakrama, Deninteldam Jaya, Denpom Tangerang, dan Polres Tangerang Selatan langsung membentuk task force untuk memburu para pelaku.
 
Hingga Selasa (21/7/2026), polisi berhasil mengamankan empat orang tersangka dengan peran yang berbeda-beda dalam aksi brutal tersebut. Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan, AKP Wira Graha Setiawan, merincikan identitas dan peran para pelaku.
 
"Hingga saat ini, terdapat empat orang tersangka terhadap perbuatan ini," kata AKP Wira Graha.
 
Keempat tersangka tersebut adalah:
  1. BR (36) dan MKN (27): Berperan mengejar korban.
  2. RRG (22): Berperan memukul dan mengejar korban menggunakan sepeda motor.
  3. H (21): Otak penusuk yang berperan mengejar, memukul, dan menusuk korban menggunakan sebilah pisau.
 
Sementara tiga tersangka pertama ditangkap dalam operasi senyap tim gabungan, tersangka utama penusuk berinisial H akhirnya menyerahkan diri ke Subdit Jatanras Polda Metro Jaya pada hari berikutnya. H kemudian langsung diserahkan ke Polres Tangsel untuk diproses lebih lanjut. Polisi juga telah menyita beberapa baju yang digunakan para pelaku sebagai barang bukti.
 

Penyidikan Berjalan Transparan, TNI Imbau Masyarakat Tenang

Dari hasil pendalaman terhadap 17 saksi yang telah diperiksa, pihak Kodam XVII/Cenderawasih menduga total ada 9 orang yang terlibat langsung dalam pengeroyokan tersebut. Sementara itu, 8 orang lain yang sempat diamankan telah dibebaskan karena terbukti tidak terlibat dalam aksi kekerasan.
 
Pihak TNI menegaskan akan mengawal ketat proses hukum kasus ini hingga ke meja hijau. Kodam XVII/Cenderawasih juga menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga almarhum Prada ABS.
 
"Pihak Kodam XVII/Cenderawasih turut berduka cita kepada pihak keluarga almarhum. Untuk pelaksanaan proses hukum, kami jamin akan dilaksanakan secara transparan, tegas, dan adil," tegas Kolonel Tri Purwanto.
 
Melalui rilis ini, TNI juga mengimbau kepada masyarakat luas, serta rekan-rekan almarhum di kesatuan, agar tetap tenang. Aparat meminta publik tidak terprovokasi dan menyerahkan sepenuhnya penindakan hukum kepada pihak berwajib.
 
Pihak Kodam XVII/Cenderawasih turut mengucapkan apresiasi dan terima kasih atas sinergi luar biasa dari Kodam Jaya dan Polda Metro Jaya. Kerja cepat Korem 052/Wijayakrama, Deninteldam Jaya, Denpom Tangerang, serta Polres Tangerang Selatan dinilai sangat krusial dalam mengungkap kasus ini dalam waktu kurang dari 48 jam.
 
Hingga berita ini diturunkan pada Jumat (24/7/2026), keempat tersangka masih menjalani pemeriksaan intensif di Polres Tangerang Selatan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.