Jasa Marga juga menerapkan sistem pengelolaan sampah terpadu yang mencakup pemilahan sejak sumber hingga pemanfaatan kembali menjadi pupuk organik, mendukung prinsip ESG.

Dalam transformasi digital, Jasa Marga mengoptimalkan JMTC sebagai The Eye of Toll Road yang memantau seluruh jaringan jalan tol selama 24 jam secara real-time.

Didukung lebih dari 3.500 CCTV, Traffic Counting System, VMS, Speed Camera, WIM, radar lalu lintas, AI, dan big data, JMTC mampu memantau pergerakan sekitar 3,5 juta kendaraan setiap hari.

Apresiasi Danantara

Dony Oskaria menyampaikan pesan Presiden untuk memastikan pelayanan BUMN kepada masyarakat terus meningkat. Pemanfaatan teknologi perlu dioptimalkan untuk meningkatkan kualitas layanan.

"Teknologi juga harus mampu menyediakan informasi perjalanan yang akurat agar masyarakat dapat mengetahui kondisi lalu lintas dan memperkirakan waktu tempuh," ujar Dony.

Menurut Dony, transformasi Jasa Marga sejalan dengan arah Danantara Indonesia dalam mendorong value creation berbasis service excellence.

Dony mengapresiasi peningkatan pelayanan Jasa Marga yang tidak hanya berorientasi pada operasional jalan tol, tetapi juga memberikan kemudahan, kenyamanan, dan nilai tambah bagi masyarakat.

"Selama satu tahun kita melihat transformasi yang luar biasa dari Jasa Marga berjalan dengan cukup baik. Tetap semangat memberikan layanan terbaik kepada seluruh rakyat Indonesia," ujar Dony.

>>> Kendaraan Baru Tanpa Pelat Nomor Dipakai di Jalan, Boleh atau Tidak?

Sebagai market leader pengelola jalan tol di Indonesia, Jasa Marga terus memperkuat transformasi layanan melalui inovasi, digitalisasi, dan penerapan prinsip keberlanjutan.