Motif di Balik Tindakan: Upaya Sistematis Memecah Belah Rumah Tangga

Di balik serangkaian aksi mistis tersebut, terdapat motif personal yang cukup mengganggu. Amanda menduga kuat bahwa praktik perdukunan ini dilakukan dengan niatan spesifik untuk merusak hubungan asmaranya dengan Kenny Austin, yang kini telah sah menjadi suaminya.
 
"Dia melakukan itu karena waktu itu saya memang ada punya hubungan sama suami saya sekarang, Kenny Austin. Dia itu ingin memecahkan hubungan kita," tegas Amanda.
 
Meskipun sempat menghadapi masa-masa penuh tekanan psikologis akibat pengkhianatan orang terdekat di lingkungan kerjanya, Amanda bersyukur memiliki fondasi iman yang kuat. "Untungnya saya percaya Tuhan, sehingga rumah tangga kami bisa bertahan dari segala upaya negatif tersebut," tambahnya, menunjukkan ketegaran mentalnya dalam menghadapi badai rumah tangga yang coba diciptakan oleh orang lain.
 

Audit Internal Membongkar Skandal Keuangan: Kerugian Capai Rp 3 Miliar

Temuan mengenai dugaan perdukunan ini menjadi titik balik yang mendorong Amanda untuk melakukan evaluasi total terhadap operasional bisnisnya. Ia kemudian memerintahkan dilakukannya audit internal secara mendetail terhadap arus keuangan perusahaan.
 
Hasilnya sungguh di luar dugaan. Apa yang dimulai sebagai penyelidikan atas gangguan pribadi, bertransformasi menjadi pengungkapan kejahatan kerah putih (white-collar crime) yang masif. Amanda menemukan adanya pola penggelapan dana perusahaan yang dilakukan secara sistematis oleh mantan karyawan tersebut.
 
Berdasarkan data audit, modus operandi yang digunakan cukup beragam. Pelaku diduga memanfaatkan transaksi dompet digital (e-wallet) seperti GoPay dan OVO untuk menarik dana secara ilegal. Selain itu, uang perusahaan juga diduga digunakan untuk membiayai gaya hidup hedonis, mulai dari jalan-jalan ke luar negeri, hura-hura di klub-klub malam di kawasan Bali, hingga berbagai biaya "have fun" lainnya yang sama sekali tidak berkaitan dengan operasional bisnis.
 
Total kerugian materiil yang ditanggung oleh perusahaan Amanda akibat ulah sang mantan karyawan ini diperkirakan mencapai Rp 3 miliar. Angka ini tentu merupakan pukulan berat, namun Amanda bertekad untuk mempertanggungjawabkan setiap rupiah yang hilang demi prinsip keadilan.