3. USS Nimitz (CVN-68): Legenda Veteran

USS Nimitz telah menjadi pilar kekuatan Amerika sejak 1975 dan tetap legendaris hingga kini.

>>> Bantal Gaming Switch 2: Aksesori Paling Aneh yang Pernah Diuji, Kini Diskon

Bobot penuhnya sekitar 101.600 metrik ton, panjang 1.092 kaki, dan lebar dek 252 kaki.

Dua reaktor A4W memungkinkan kapal berlayar lebih dari 20 tahun tanpa pengisian bahan bakar.

Empat ketapel uapnya mampu meluncurkan 90 pesawat dan helikopter.

Nimitz telah dimodernisasi berkali-kali dan dijadwalkan tetap beroperasi hingga 2030.

4. Proyek 23000 Shtorm Rusia: Lompatan Ambisius

Rusia memiliki ambisi untuk kembali ke jajaran kapal induk kelas atas melalui Proyek 23000 Shtorm.

Dirancang oleh Krylov State Research Center, kapal bertenaga nuklir ini diperkirakan memiliki bobot 90.000–100.000 metrik ton.

Panjangnya sekitar 1.083 kaki dengan konfigurasi pulau ganda yang unik untuk mengoptimalkan operasi udara.

Reaktor RITM yang berasal dari pemecah es akan menghasilkan hampir 280.000 tenaga kuda.

Shtorm mampu membawa 90–100 pesawat, termasuk MiG-29K, Su-57 versi kapal induk, dan berbagai helikopter.

5. USS Enterprise (CVN-65): 'Big E' yang Legendaris

USS Enterprise, yang bertugas dari 1961 hingga 2012, menempati posisi kelima dengan bobot penuh 94.800 metrik ton.

Namun, setelah refit, panjangnya mencapai 1.122 kaki—menjadikannya kapal perang terpanjang yang pernah dibuat.

Delapan reaktor A2W yang unik menghasilkan 210 megawatt untuk menggerakkan empat baling-baling.

Enterprise mampu membawa hingga 90 pesawat, dari F-14 Tomcat hingga A-6 Intruder.

>>> Call of Duty: Black Ops 7 Perluas Ricochet Anti-Cheat untuk Atasi Kecurangan di Ranked

Sebagai kapal induk bertenaga nuklir pertama di dunia, 'Big E' membuka jalan bagi semua raksasa berikutnya.