Pendekatan ini dimaksudkan untuk menghindari masalah hak cipta.

Meskipun ada tindakan pencegahan, Tsukuyomi: The Divine Hunter mendapat peringkat Mixed di Steam.

Banyak pemain mengkritik visual yang dihasilkan AI, menyebut karya seninya tidak konsisten, dan mempertanyakan apakah gambar AI menyerupai karakter berhak cipta dari waralaba terkenal.

Awal tahun ini, COLOPL juga merilis Kazuma Kaneko’s Tsukuyomi di Nintendo Switch. Versi offline tersebut menghapus sistem pembuatan gambar AI sambil mempertahankan beberapa karya seni yang dibuat sebelumnya.

Komentar terbaru Kaneko menunjukkan bahwa proyek mendatangnya akan sepenuhnya mengandalkan ilustrasi tradisional.

>>> Desainer Fallout 3 Akui Gunplay Asli Kurang Memuaskan, Harap Remaster Adopsi Sistem Fallout 4

Langkah ini kemungkinan akan disambut baik oleh penggemar lama yang telah mengagumi gaya seni khasnya selama puluhan tahun.