Akibatnya, HR perlu mencari cara agar pekerjaan administratif yang berulang dapat dilakukan lebih efisien, sehingga waktu dan energi dapat dialihkan untuk aktivitas yang berdampak lebih besar.

"AI tidak lagi hanya menjadi alat bantu administratif, tetapi mulai menjadi bagian dari proses pengambilan keputusan di bidang HR," demikian gambaran mengenai perubahan tren pengelolaan sumber daya manusia saat ini.

Dari Rekrutmen hingga Prediksi Risiko Karyawan

Melihat perubahan kebutuhan tersebut, sejumlah perusahaan teknologi mulai mengembangkan solusi AI yang terintegrasi dalam sistem HR. Salah satunya dilakukan Mekari Talenta melalui pengembangan kapabilitas AI dalam platformnya.

Teknologi ini dirancang untuk membantu perusahaan mengelola berbagai proses HR, mulai dari rekrutmen, evaluasi kinerja, hingga pengelolaan administrasi karyawan.

Melalui fitur berbasis AI, tim HR dapat memperoleh analisis data lebih cepat tanpa harus mengolah laporan secara manual.

Misalnya, AI dapat membantu mengidentifikasi pola produktivitas karyawan, merangkum hasil evaluasi kinerja, hingga membantu menemukan kandidat yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

>>> Sudaryono Larang Titip-Titip Proyek MBG: Jangan Ngaku Keluarga Saya!

Selain itu, teknologi AI juga mulai dimanfaatkan untuk mendukung pengawasan proses administrasi, seperti validasi reimbursement dan mendeteksi pola transaksi yang tidak wajar.