Versi PS4 dan PS5 dari Call of Duty: Black Ops serta Black Ops 2 berhasil masuk dalam 10 besar game paling banyak dimainkan di PlayStation AS pekan lalu, meskipun menuai banyak kritik.

Activision merilis port kedua game tersebut awal bulan ini. Namun, para penggemar kecewa karena harga masing-masing game mencapai $40, ditambah $30 untuk paket peta DLC.

>>> VTuber Suisei Hoshimachi dan Hatsune Miku Lempar First Pitch di Pertandingan Baseball

Selain itu, tidak ada dukungan crossplay antara PS4 dan PS5, sehingga basis pemain terpecah. Masalah cheater juga merajalela karena eksploitasi lama yang belum diperbaiki.

Meski begitu, data dari Circana melalui analis Mat Piscatella menunjukkan bahwa Black Ops berada di peringkat kesembilan, sementara Black Ops 2 menempati posisi keenam dalam daftar mingguan pengguna aktif.

Di atas mereka, posisi kelima ditempati Madden NFL 26, lalu Minecraft dan Marvel Rivals di peringkat kedelapan dan ketujuh.

>>> Aliran Angin Matahari Picu Peringatan Badai Geomagnetik di Amerika Utara

Call of Duty: Warzone (aplikasi utama) berada di posisi keempat.

Peringkat tiga besar masih diisi oleh Fortnite, NBA 2K26, dan Roblox, sama seperti pekan sebelumnya.

Sementara itu, Assassin's Creed Black Flag: Resynced yang baru rilis hanya masuk dalam 30 besar.

>>> Yankees Incar Catcher di Tengah Mendekati Batas Waktu Perdagangan MLB

Keberhasilan Black Ops dan Black Ops 2 masuk 10 besar menunjukkan bahwa nostalgia terhadap kedua game klasik ini masih sangat kuat di kalangan pemain.