Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang resmi mundur dari jabatannya pada Rabu (22/7).

Pengunduran diri itu diumumkan sendiri oleh Nanik melalui akun Facebook pribadinya.

>>> Pernyataan Lengkap Nanik S Deyang soal Mundur sebagai Kepala BGN

Ia menyebut alasan mundur terkait kondisi kesehatan yang mengharuskannya menjalani pengobatan di luar negeri.

"Saya sampaikan ke Presiden juga dengan beribu maaf sepertinya saya harus mundur sebagai Kepala BGN, demi kesehatan saya, dan karena presiden prihatin dan kasihan dengan saya, presiden menyetujui," tulis Nanik.

Nanik baru menjabat sebagai Kepala BGN sejak 8 Juni 2026, atau sekitar satu bulan. Ia diangkat berdasarkan Keppres Nomor 18/M Tahun 2026.

Ia menggantikan Dadan Hindayana yang terseret kasus korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Rekam Jejak Nanik S Deyang

Sebelum memimpin BGN, Nanik menjabat sebagai Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi.

Perempuan kelahiran Madiun, 3 Januari 1968 ini memulai karier sebagai wartawan di Tabloid Bangkit.

>>> Wali Kota NYC Akui Tak Punya Kewenangan Hukum Tangkap Netanyahu

Kariernya berkembang hingga ke level manajemen di berbagai perusahaan media nasional.

Ia pernah menjadi pemimpin umum majalah Femme, direktur utama tabloid Info Kecantikan, serta komisaris di sejumlah media seperti Info Kuliner, Peluang Usaha, dan The Politic.

Pengalaman panjang di jurnalistik membuatnya aktif mengikuti isu sosial, ekonomi, dan politik.

Nama Nanik mulai dikenal luas saat bergabung dalam tim pemenangan Prabowo Subianto pada Pilpres 2019 sebagai Wakil Ketua BPN Koalisi Adil Makmur.

Setelah Prabowo menang Pilpres 2024, Nanik dilantik sebagai Wakil Kepala I Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) periode 2024-2029.

Pada Juni 2025, ia sempat ditunjuk sebagai komisaris independen PT Pertamina (Persero).

>>> Badai Tropis Bertha Ancam Pantai Teluk dengan Hujan dan Banjir

Kemudian pada 17 September 2025, ia diangkat menjadi wakil kepala BGN dan diberhentikan dari jabatannya di BP Taskin.