Selain batuk kronis, GERD pada anak juga bisa menimbulkan keluhan lain seperti sering sendawa, nafsu makan menurun, nyeri ulu hati, rewel saat makan, sering muntah, cegukan berulang, batuk terutama malam hari, nyeri dada, mengi, sinusitis, infeksi telinga berulang, mulut berbau, sulit menelan, dan erosi gigi.

Jangan Anggap Sepele, Bisa Ganggu Tumbuh Kembang

GERD yang terus berulang tidak hanya membuat anak tidak nyaman, tetapi juga dapat mengganggu proses tumbuh kembangnya.

>>> FIFA Selidiki Kericuhan Pascalaga Final, Pemain Argentina Terancam Sanksi

Menurut Eva, komplikasi yang paling dikhawatirkan adalah ketika anak kehilangan nafsu makan sehingga asupan gizinya tidak terpenuhi.

"Kalau anak tidak mau makan karena GERD, berat badan bisa turun atau sulit naik, tinggi badan ikut terganggu, bahkan dapat memengaruhi perkembangan kecerdasan dan meningkatkan risiko stunting.

Itu yang tidak kita harapkan," katanya.

Pada kondisi yang lebih berat, isi lambung bisa masuk ke saluran pernapasan dan menyebabkan pneumonia aspirasi.

Dalam jangka panjang, GERD yang tidak diobati juga dapat memicu peradangan pada kerongkongan hingga meningkatkan risiko Barrett esofagus.

Beberapa kondisi meningkatkan risiko GERD pada anak, antara lain obesitas, pengosongan lambung yang lambat, gangguan saraf atau otot, langsung tidur setelah makan, dan menggunakan pakaian terlalu ketat.

Orang tua sebaiknya tidak menunda pemeriksaan jika anak mengalami muntah berulang, muntah darah, berat badan sulit naik, menolak makan, batuk kronis, anemia tanpa sebab jelas, atau kesulitan menelan.

Penanganan GERD pada anak umumnya diawali dengan perubahan gaya hidup dan pola makan.

Orang tua dapat memberikan makanan dalam porsi kecil tapi lebih sering, menghindari makanan tinggi lemak, gorengan, makanan cepat saji, dan minuman bersoda.

Jangan biarkan anak makan sambil berbaring, beri jeda minimal tiga jam sebelum tidur setelah makan, gunakan pakaian longgar, biasakan posisi kepala sedikit lebih tinggi saat tidur, dan berikan obat sesuai anjuran dokter jika diperlukan.

>>> Argentina Gagal Juara Piala Dunia 2026, Emi Martinez Pertimbangkan Pensiun

Dengan mengenali gejala sejak dini dan menerapkan pola hidup yang tepat, GERD pada anak dapat dikendalikan sehingga tidak mengganggu tumbuh kembang maupun kualitas hidupnya.