Seorang penggemar Chicago Cubs yang viral setelah menampar kepala seorang pria muda karena tetap duduk saat lagu kebangsaan akhirnya angkat bicara.

Robert "Bob" Chavez, penggemar Cubs yang mengenakan jersey tim, mengaku kehilangan kendali karena dirinya adalah veteran Perang Vietnam dan banyak temannya gugur dalam perang.

>>> Stephen A. Smith Kecewa ESPN Pecat Ryan Clark

Insiden terjadi di Wrigley Field akhir pekan lalu. Chavez meminta pria di depannya untuk berdiri saat lagu "Star-Spangled Banner" berkumandang.

Ketika pria itu tetap duduk, Chavez menampar bagian belakang kepalanya. Video kejadian itu pun viral di media sosial.

Chavez mengatakan ada konteks penting yang tidak terekam dalam video. Ia mengklaim kedua pria itu telah berdamai dan saling meminta maaf.

Pria muda itu bahkan membelikannya bir dingin. Mereka saling menjelaskan mengapa lagu kebangsaan begitu berarti bagi masing-masing.

>>> Prancis Selangkah Lagi Larang Medsos untuk Anak di Bawah 15 Tahun

Petugas keamanan sempat hendak mengusir Chavez, namun pria muda itu mengatakan semuanya baik-baik saja.

Pihak Chicago Cubs membenarkan narasi Chavez. Mereka menyatakan lagu kebangsaan adalah tradisi penting di pertandingan Cubs.

"Kami menghormati hak individu untuk memutuskan sendiri, namun kami mendorong setiap penggemar untuk berdiri jika mampu dan melepas topi saat lagu dimainkan," demikian pernyataan Cubs.

Klub menambahkan bahwa keselamatan penggemar adalah prioritas utama.

>>> Motor Bertangki Modifikasi Terbakar di SPBU Tangerang, Polisi Selidiki Dugaan Penyalahgunaan BBM

Tim keamanan telah berbicara dengan penggemar yang dipukul, dan ia mengaku masalah telah selesai serta tidak ingin ada yang diusir.