Center for Strategic and International Studies mencatat AS sudah menggunakan lebih dari 3.000 rudal Tomahawk, Patriot, dan JASSM untuk menggempur Iran sebelum perang saat ini.

AS juga sudah menghabiskan ratusan senjata canggih lain termasuk sistem pertahanan anti rudal THAAD.

Sebagian besar persediaan dilaporkan tidak akan kembali ke tingkat sebelum perang hingga akhir dekade ini.

Menanggapi hal itu, pemerintah AS menegaskan masih punya stok yang cukup untuk melancarkan perang panjang dengan Iran.

>>> Kiper Vietnam Keturunan Slovakia Tak Sabar Hadapi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

"Kami sudah melaksanakan berbagai operasi yang sukses di seluruh komando tempur sambil memastikan militer AS memiliki persenjataan yang lengkap untuk melindungi rakyat dan kepentingan kami," kata Juru Bicara Kementerian Pertahanan AS Sean Parnell.