Batam menjadi salah satu wilayah yang diproyeksikan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi digital nasional.

Kawasan tersebut dinilai memiliki keunggulan dari sisi lokasi, konektivitas, pasokan energi, serta kedekatan dengan Singapura sehingga menarik investasi pusat data berskala besar.

Saat ini, fasilitas pusat data NDP1 milik BW Digital di Nongsa Digital Park memiliki kapasitas teknologi informasi sebesar 120 megawatt (MW).

Selain itu, DayOne bersama Indonesia Investment Authority (INA) tengah membangun kampus hyperscale data center dengan kapasitas listrik hingga 450 MW.

Oracle juga telah memilih Batam sebagai lokasi Indonesia North Cloud Region, memperkuat posisi kawasan tersebut sebagai hub infrastruktur digital di Indonesia.

Airlangga mengatakan pembangunan kabel bawah laut Nongsa-Changi merupakan tindak lanjut hasil pertemuan Leaders' Retreat antara Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Singapura pada awal Juli 2026.

Proyek tersebut juga menjadi bagian dari kerja sama ekonomi Indonesia-Singapura melalui skema 6 Working Group.

Untuk mendukung masuknya investasi digital, pemerintah menargetkan penambahan kapasitas energi terbarukan dan energi campuran lebih dari 100 gigawatt (GW) dalam 10 tahun ke depan.

>>> Ramalan Zodiak Cinta 21 Juli: Taurus Si Dia Lagi Sensitif, Libra Tetap Senyum

Indonesia juga melanjutkan proses aksesi ke Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership (CPTPP) serta Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) sebagai upaya memperkuat iklim investasi dan daya saing nasional.